Sinergi Wardah dan Tulus dalam Album Monokrom

Sebagai pelaku industri kreatif, penyanyi Tulus sadar bahwa kreativitasnya dapat menginspirasi orang lain. Oleh karena itu, ia harus mampu menciptakan berbagai karya yang kreatif dan menarik agar menarik perhatian masyarakat. Sayangnya kreativitas seringkali dibatasi oleh berbagai hal, salah satunya adalah pendanaan. Untuk mengatasi hal ini, penyanyi berusia 28 tahun tersebut melakukan kerja sama dengan brand kosmetik Wardah sejak tiga tahun lalu.

Bagi Salman Subakat, Marketing Director Wardah, Tulus dipilih karena karya-karyanya memiliki kualitas dan disukai banyak orang. Tulus juga pernah memenangi album musik terbaik, sehingga Wardah memutuskan untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak album kedua Tulus berjudul Gajah.

tulus

“Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk pendanaan, saya sendiri diberi kebebasan untuk menentukan konsep kreatif dalam video klip. Saya juga tidak perlu menggunakan produk mereka dalam proses kreatif tersebut, jadi didalam video klip ini kalian tidak akan melihat saya tampil sambil menggunakan bedak Wardah,” ujar Tulus sambil tertawa.

Tulus mengaku melakukan banyak diskusi dan sharing pendapat dengan Wardah dalam pembuatan video klip tersebut. Pihak Wardah juga membantu dalam melibatkan berbagai pelaku industri kreatif lainnya. misalnya saja videografer, fotografer dan konseptor musik plus video.

Pada album ketiga ini Wardah ikut ambil bagian dalam 4 buah video musi, 4 video dokumentasi perjalanan musik, proses rekaman orkestra di kota Praha, untuk album ketiga bertajuk Monokrom. Selain itu, Wardah juga hadir disetiap konser tunggal Tulus dalam 3 tahun terakhir. Bagi Salman dukungan ini juga dilakukan mengingat Tulus menjadi salah satu brand ambassador Wardah.

Meskipun Tulus tidak mewakili konsumen Wardah, namun banyak konsumen Wardah yang menyukai penyanyi asal Bandung tersebut. Selain itu, Salman merasa bahwa Wardah dan Tulus memiliki visi dan misi yang sama terutama dalam industri kreatif. Dan Wardah juga akan ikut ambil bagian dalam bidang industri kreatif lainnya.

“Kami sering ikut berpartisipasi dalam industri kreatif Indonesia, waktu di Yogya kami juga pernah ikut berpartisipasi dalam konser Sheila on 7. Saya sendiri sudah hilang hitungan berapa even yang kami ikuti sebagai partisipan atau berikan dukungan,” jelas Salman. Baginya dukungan ini berarti menunjukkan eksistensi Wardah pada masyarakat luas, sehingga Wardah tidak hanya dikenal sebagai brand make up saja, melainkan juga ikut aktif dalam industri kreatif Indonesia.

Ke depannya,  Salman tak menutup kemungkinan untuk kembali mendukung Tulus dalam pembuatan album selanjutnya. Meski begitu Tulus sendiri masih ingin fokus mempromosikan album ke-3. Rencananya album yang berisi 10 lagu ini akan dipasarkan ke 100 toko musik di Indonesia. Selain dijual secara offline, album Monokrom juga dijual secara online melalui iTunes, Spotifiy, Apple Music, Joox, dan Guvera. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)