SML dan PUSPIPTEK Bangun GIPTI di BSD City

(bawah) Muhammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI

Pengembangan usaha rintisan (startup) akan semakin maju dengan akan hadirnya Galeri Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi (GIPTI) di BSD City dengan luas sekitar 15 hektar yang didukung oleh kemudahan akses transportasi.

GIPTI akan menjadi sebuah ekosistem inovasi bersama Digital Hub untuk percepatan terwujudnya Sillicon Valley Indonesia di BSD City. Fasilitas ini akan dibangun oleh Sinar Mas Land (SML) dan PUSPITEK. Peran kedua pihak saling melengkapi, di mana PUSPITEK yang menyediakan lahan sekitar 15 hektar, sedangkan SML yang akan menanggung seluruh biaya pembangunan GIPTI.

“Dana pembangunan GIPTI merupakan bentuk Corporate Social Responsibility Sinar Mas Land. Untuk jumlahnya, kami belum bisa sebutkan saat ini. Galeri GIPTi akan mulai beroperasi pada April 2019,” ujar Christopher Siswanto, CEO Strategic Land Bank dari Sinar Mas Land kepada media di Tangerang Selatan (4/10/2018).

GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat di bidang IPTEK, serta tempat pemasaran bagi produk-produk UKM dan startup berbasis teknologi binaan inkubator bisnis teknologi di PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pengembangan GIPTI sesuai dengan program pengembangan National Science & Technology Park (N-STP) PUSPIPTEK.

Muhammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, mengatakan, GIPTI merupakan proyek kolaborasi PUSPITEK dan Sinar Mas Land yang telah digagas sejak tahun 80-an dalam membangun kawasan technopolis.

“Saat ini, kami coba menghidupkan kembali konsep tersebut, dengan dijadikannya PUSPIPTEK-Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebagai N-STP, yang tidak hanya fokus sebagai pusat penelitian dan pengembangan iptek, namun juga sebagai pusat pengembangan produk-produk nasional, pusat penumbuhan kewirausahaan berbasis teknologi melalui inkubasi, pusat informasi iptek, serta pusat pelatihan bagi SDM industri”, “ ungkap Menteri Nasir.

Siswanto mengatakan, pihaknya berharap kolaborasi ini dapat semakin mendukung tujuan BSD City yang tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city. Apalagi, saat ini BSD City juga sedang menggarap proyek kawasan Digital Hub yang ke depannya akan menjadi ‘Silicon Valley’ di Indonesia. “Kehadiran GIPTI juga memperkaya ekosistem BSD City khususnya di sektor teknologi dan riset dan sebagai talent pool bagi sejumlah perusahaan yang terdapat di kawasan Digital Hub. Pengembangan kawasan Digital Hub ini akan menciptakan banyak sekali peluang bagi berbagai pihak lintas sektor, khususnya warga Tangerang dan sekitarnya di bidang pendidikan, riset, usaha, maupun lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Seperti kita ketahui pada bangsa-bangsa yang maju pasti terdapat IPTEK yang maju pula. Salah satu indikator bangsa yang maju adalah mempunyai pendapatan per kapita yang tinggi. Pendapatan yang tinggi adalah sebagai dari imbas kerja yang profesional dan efisien yang didukung oleh teknologi yang canggih.

Kehadiran GIPTI sebagai showcase kemajuan iptek dan inovasi serta teknologi terapan terkini, terdapat 5 zona seperti Zona Penerima, Zona Display dan Zona Pengembangan Kewirausahan, Zona Penelitian, dan Zona Kawasan Ruang Terbuka Hijau. Tidak hanya itu, GIPTI juga akan dilengkapi dengan Gateaway Park, Techno Park dan Lake Park.

“Saat ini, GIPTI dan N-STP Puspiptek didukung oleh ekosistem kawasan BSD City sebagai smart integrated digital city yang tentu akan saling menguatkan satu sama lain.” ujar Dr. Ir. Sri Setiawati, M.A, Kepala Puspitek Serpong.

Hingga kini, SML sebagai pengembang kota mandiri BSD City sedang gencar menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi di kota satelit tersebut. Kawasan ini juga tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city, di mana saat ini BSD City juga sedang menggarap proyek kawasan Digital Hub yang ke depannya akan menjadi ‘Silicon Valley’ di Indonesia.

GIPTI juga memperkaya ekosistem BSD City, khususnya di sektor teknologi dan riset dan sebagai talent pool bagi sejumlah perusahaan yang terdapat di kawasan Digital Hub. Kawasan ini juga dilengkapi oleh gedung konvensi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Convention Exhibiton, beberapa sekolah hingga perguruan tinggi seperti, Universitas Katolik Indonsesia Atma Jaya, Prasetya Mulya, dan Universitas Paramadina. BSD City juga sering menjadi tuan rumah dalam acara teknologi seperti IESE, Fintecth, Start Hub Connect, dan Autodesk.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)