Soal Produk TI, Indonesia Perlu Berkaca ke Taiwan

 

Dukungan dari pemerintah supaya Indonesia menjadi negara produsen dan berbasis ekspor terus digalakkan. Diantaranya dengan kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebanyak 30% untuk produk ponsel di Indonesia.

Taiwan

Tidak hanya ponsel, segala produk teknologi dan informasi (TI) diharapkan juga dapat ditingkatkan kandungan dalam negerinya. Sehingga Indonesia tidak hanya dijadikan sebagai pasar semata, tapi dapat berperan juga sebagai produsen.

Menanggapi soal produk TI, ketua sekaligus pendiri Indonesia Taiwan Business Council (ITBC), Setyono Djuandi Darmono mengatakan. Bahwa Indonesia harus belajar banyak dari Taiwan, karena Taiwan bisa memproduksi produk canggih, bahkan tambahnya, UKM di Taiwan pun sudah bisa berekspansi.

"Indonesia harus belajar mengenai teknologi dan keahlian dalam memproduksi barang barang, jika sudah mahir maka Indonesia bisa aplikasikan dan ciptakan produk sendiri," jelas Darmono pada awak media saat penandatanganan kerjasama ITBC dengan New Taipei City Industries Association (NTCIA) di Hotel Pullman Central Park Jakarta.

Sebagai informasi, kota New Taipei adalah 3 kota teratas dalam pasar global untuk penghasil produk Informasi dan Teknologi (IT) dengan menguasai lebih dari 50% pangsa pasar global untuk produk motherboard, notebook, monitor LCD dan monitor CRT.

Dengan memiliki 250.000 perusahaan swasta dan 20.000 pabrik, kota New Taipei memiliki 5 industri terbaik dalam bidang informasi teknolog, konten digital, telekomunikasi, bioteknologi dan instrumen penelitian.

New Taipei sebagai pusat bisnis dan industri kedua Kota Taipei memimpin 15 delegasi supplier terbaik asal Taiwan untuk melakukan misi dagang ke Indonesia.

Misi dagang ini dipimpin langsung oleh pemerintah kota New Taipei bersama dengan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dan NTCIA yang gencar dalam menjajaki perdagangan dengan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Filipina, Malaysia dan Indonesia.

Darmono melanjutkan, dengan adanya MoU tersebut New Taipei telah merealisasikan misi dagangnya di Indonesia. Dan dari kerjasama tersebut menjadi sebuah langkah yang tepat untuk mempererat kerjasama antara dua belah pihak.

Sementara itu, komisiner pengembangan Ekonomi pemerintah kota New Taipei, Wei-Chuan Shih mengatakan bahwa Indonesia sudah dikenal sebagai negara terbesar di Asean.

Menurut Wei, jika Indonesia dan Taiwan saling bekerjasama maka perekonomian kedua negara akan tumbuh berkelanjutan. Selain itu fokus utama pengusaha Taiwan dalam misi ini adalah mencari partner untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)