Solidworks 2019 Dukung Proses Desain Hingga Produksi Digital

Bisnis apapun di era masa kini, nyaris tidak bisa dijalankan tanpa dukungan teknologi. Dari hulu hingga hilir, bahkan sejak masih berbentuk desain pun teknologi memegang peran penting. Hal inilah yang dilihat Dassault System sebagai peluang menggarap layanan desain tiga dimensi digital untuk mendukung proses desain dari tahap perencanaan sebuah produk hingga tahap produksi.

Kali ini perusahaan 3D experience ini meluncurkan teknologi desain terbarunya yakni Solidworks 2019. Didukung oleh platform 3D Experience dari Dassault Systèmes, Solidworks 2019 mendukung proses desain hingga tahap produksi dengan kemampuan digital guna mengatasi tantangan-tantangan desain yang rumit dan memfasilitasi pekerjaan-pekerjaan teknis yang mendetail. Fitur-fitur baru ini memungkinkan tim pengembangan produk untuk mengelola sejumlah besar data dengan lebih baik dan menghasilkan representasi digital desain yang lebih lengkap. Solidworks 2019 juga menawarkan teknologi dan alur kerja baru yang meningkatkan kolaborasi dan memungkinkan pengalaman interaktif yang imersif selama proses desain dan pengembangan teknis.

Dua tahun yang lalu, Dassault juga mengeluarkan Solidworks 2016. Menurut Steven Chiu, Teritorry Sales Manager ASEAN South Professional Solution dari Dassault Systemes, perbedaan utama antara Solidworks 2016 dan 2019 terletak pada performa, kecepatan akselerasi dan movement-nya. “Pada Solidworks yang terbaru ini lebih cepat bisa sampai 20 kali, dan jika hasil desain ingin dilihat detailnya dengan zoom in yang paling jauh pun masih bisa terlihat dengan jelas,” ungkap Steven.

Di antara fitur-fitur barunya, Solidworks 2019 menyajikan fleksibilitas desain yang lebih besar sehingga dapat dengan cepat menginterogasi atau membuat perubahan pada sebuah model berkat penyempurnaan kemampuan Large Design Review. Fitur ini juga mampu secara signifikan meningkatkan manipulasi tampilan berkinerja tinggi untuk disesuaikan dengan hardware grafis kelas atas. Selain itu, memungkinkan setiap tim untuk berkomunikasi di luar tim desain dengan menambahkan markup pada bagian-bagian tertentu dan rakitan secara langsung dengan menggunakan perangkat sentuh, kemudian menyimpannya dalam model tersebut, dan mengekspornya menjadi file PDF.

Tekno Wibowo, Chief Commercial Officer Polytron, mengatakan, pihaknya juga telah menggunakan teknologi Solidworks dalam proses desain produk-produknya yang sarat dengan inovasi. “Misalnya ketika pertama kali kami membuat modeling untuk smartphone, itu semua komponen yang setail bisa ditampilkan dengan jelas menggunakan teknologi ini,” ujar Tekno.

Menurut Steven, ke depan para desainer dan teknisi yang memprioritaskan kinerja desain, pekerjaan yang mendetail dan inovasi, serta yang mencari kemampuan bercerita dari VR dan AR yang kuat, dapat merasakan prototipe pengerjaan desain masa depan, di mana data desain digital memudahkan dalam memvisualisasikan bagian-bagian sebuah produk dalam bentuk 3D dan memperbaiki cara desain diterjemahkan dari bentuk virtual menjadi kenyataan.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)