Solusi End-to-End Metropack untuk Tingkatkan Efisiensi Pengiriman

Pertumbuhan penjualan e-commerce berkembang pesat dari tahun ke tahun. Data Bank Indonesia mengungkapkan, peningkatan transaksi e-commerce terjadi sejak 2017. Ketika itu, transaksi e-commerce tercatat sebesar Rp42,2 triliun. Jumlah ini terus mengalami pertumbuhan hingga mencapai Rp266 triliun pada 2020 dan di 2021 tembus menjadi Rp401 triliun.

Tingginya aktivitas belanja online mendorong meningkatnya kebutuhan pengemasan produk untuk keperluan pengiriman. Banyaknya barang yang harus dikirim pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tidak hanya itu, pengemasan juga kerap kali menjadi rutinitas yang senantiasa membutuhkan improvement demi mendapatkan cara packing yang ideal.

Menjawab kebutuhan tersebut, Metropack Indonesia hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat besar. Perusahaan yang bergerak di bidang industri kemasan ini menawarkan beragam produk dan layanan seperti Carton Box, Impraboard, Paper Pallet, dan Offset Printing, serta komponen pendukung dalam aktivitas pengemasan untuk lokal maupun ekspor seperti heavy duty paper board, edge protector, corner protector, round protector, strapping band, wraping, sticker, label, dan alat-alat promosi.

Beragam produk dan layanan yang diberikan tersebut dapat digunakan di beragam industri seperti; otomotif, farmasi, elektronik, FMCG, kosmetik, dan aneka industri lainnya. Metropack Indonesia juga telah dipercaya oleh beragam bisnis mulai dari korporasi, UKM, hingga e-commerce.

David Zhang, Direktur Metropack Indonesia mengatakan, layanan yang diberikan pihaknya tidak sekadar pengemasan tetapi juga membantu customer untuk meningkatkan improvement dari segi proses, produk branding, cost reduction, serta menggunakan kemasan yang tepat untuk melakukan branding atau scale up nilai produk.

“Kami hadir di tahun 2016, karena melihat Indonesia sudah memasuki industri ecommerce yang cukup pesat. Saat ini permintaan akan kemasan yang sangat bervariasi. Namun ada kelemahan, di mana para penjual online cenderung cost oriented. Bagaimana memanfaatkan kemasan untuk mendongkrak harga jual produk ini menjadi terlupakan,” ujar David.

Lebih lanjut David menjelaskan, layanan yang diberikan oleh Metropack Indonesia tidak hanya produk kemasan dan metode pengemasan, lebih dari itu adalah untuk membantu proses dan konsep bisnis secara teknis yang lebih baik dan efisien. Salah satu contohnya, bagaimana menurunkan biaya dalam operasional dalam aktivitas di sebuah perusahaan khususnya dalam aktivitas pengemasan. “Dengan demikian konsumen ataupun calon konsumen akan mendapatkan benefit cost reduction selain produk yang kita sediakan,” ucapnya.

Menariknya, solusi tersebut juga ditawarkan secara fleksibel dengan minimal order yang diklaim sangat ideal. Bahkan jika customer belum memiliki ide untuk membuat kemasan seperti apa, Metropack dapat menyiapkan semuanya dimulai dari memilih jenis bahan yang tepat untuk digunakan hingga mendesain kemasan dengan branding yang mampu meningkatkan nilai dari sebuah produk.

Untuk memenuhi kebutuhan yang sangat besar dan beragam, Metropack terus berinovasi untuk menghadirkan layanan dan solusi yang ditawarkan. Selain protective packaging, kini Metropack menghadirkan smart packaging yang bisa mengetahui siapa pembeli sebuah produk bahkan lokasi pembeli. "Hal itu sangat berguna untuk mendapatkan bisnis insight, mengetahui dari wilayah mana penjualan sebuah produk yang paling laku," terang David.

Dengan smart packaging, penjual dapat mendeteksi dan meminimalisir agar produknya terhindar dari barang tiruan, memastikan kebijakan harga produk stabil di berbagai stake holder penjualan, seperti distributor atau reseller. Menurutnya, stabilitas harga di pasar menjadi salah satu faktor pendukung reputasi sebuah brand.

“Kami memiliki divisi smart packaging yaitu PT Packtica Technology Indonesia, perpaduan antara packaging dengan teknologi. Tiga produk utamanya adalah Security Label, Security Packaging, dan Checknow System. Teknologi ini bisa membantu untuk trace & track, geolocation mendapatkan informasi titik keberadaan produk/pembeli, dan mampu berintertaksi dan lebih dekat dengan customer, meskipun customer membeli di agen atau distributor,” jelas David.

Metropack kini memiliki kapasitas karton 60-70 ton per bulan, Offset Printing 180-200 ton per bulan, dan advertising 50-100 unit/item per bulan. Untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, perusahaan yang berkantor di Cikarang ini akan menaikkan kapasitas, dan saat ini sedang menyiapkan ekspansi lahan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)