Solusi Manajemen Transportasi Digital Ala Ritase

Menyambut musim liburan Idul Fitri, lonjakan kenaikan volume pengiriman logistik ke beberapa wilayah di Indonesia tidak dapat dihindari. PT Digital Truk Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai Ritase, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku logistik Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan mengadakan diskusi “Menghadapi Pengiriman Barang pada Festive Season Secara Aman dan Tepat.”

Sebagai inovasi teknologi logistik yang dirancang dengan memanfaatkan kearifan lokal, kehadiran Ritase jadi partner digital untuk menjawab tantangan industri logistik dengan menjadi solusi manajemen pengiriman barang yang praktis, terintegrasi dan transparan serta memberikan kontribusi terhadap Making Indonesia 4.0,

Untuk menunjukkan komitmennya terhadap industri logistik di Indonesia, Ritase juga menghadirkan Smart Shelter atau Garasi Singgah untuk para mitra yang bekerja sama di daerah Lingkar Luar Timur, Sidoarjo. Ritase juga memberikan kemudahan kepada semua stakeholders dengan melakukan trading di dalam platform Ritase yaitu dalam bentuk jual-beli spare parts maupun jual dan beli truk baru ataupun second.

“Setelah mempererkenalkan Smart Shelter di Sidoarjo pada Februari lalu, kami terus berinovasi dalam memberikan pelayanan, mitra-mitra kami akan bisa melakukan trading di dalam platform Ritase. Mereka bisa dengan mudah melakukan transaksi jual-beli spare parts bahkan transaksi pembelian unit truk baik truk baru maupun second,” ujar David Samuel, Co-founder dan CTO dari Ritase di Jakarta (4/5/2019).

Berawal dari inisiatif yang dimiliki oleh Iman Kusnadi, Pendiri Ritase dan David Samuel, Co-founder Ritase, pihaknya menggandeng para talent Indonesia yang memiliki keahlian di bidang masing-masing dalam mewujudkan digitalisasi industri logistik di Indonesia.

“Kumpulan talent Indonesia dari banyak daerah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua yang memiliki satu visi untuk mendigitalisasi industri logistik di Indonesia bekerja sama dalam membangun Ritase hingga mencapai titik ini,” kata Iman.

Selain didukung oleh SDM terbaik Anak Negeri, Ritase juga memiliki kombinasi unik investor berupa strategic partner and financial institutions. Saat ini Ritase telah mendapatkan pendanaan investasi Seri A dari sejumlah financial institution maupun strategic partners baik dalam maupun luar negeri. “Kami yakin dengan adanya kombinasi tipe investor yang tidak hanya dari financial institutions melainkan juga strategic partner akan sangat mendukung pertumbuhan Ritase dan mempermudah kami untuk go international,” lanjut Iman.

Ritase juga peduli mensejahterakan para pengemudi truk yang telah menjadi mitra. Dalam acara ini, Ritase juga meluncurkan sebuah inisiatif baru di bawah gerakan Ritase Peduli, program CSR yang memiliki fokus untuk meningkatkan kesejahteraan dari mitra pengemudi truk Ritase.

“Sekarang kami meluncurkan program Fleet Financing Program. Ritase memberi kesempatan para driver truk bisa memiliki truk sendiri dan menjadi bos sendiri dari armada truk yang mereka kendarai. Karena teman-teman driver merupakan mitra penting bagi kami. Kesejahteraan serta keamanan para driver merupakan prioritas kami," tegas Indah Nugrohowati, VP Strategic Business Unit Ritase.

Peluncuran program Fleet Financing cukup mengagetkan audience yang hadir karena Ritase memberikan program ini kepada seorang ibu rumah tangga. “Setelah kami pertimbangan matang, Kami ingin menggalakkan gender equality selama kami bisa. Seorang wanita menjadi pengemudi truk, kenapa tidak," ungkap Ira Wibisono, COO RItase.

Ritase merupakan aplikasi yang dibuat oleh dan untuk Anak Negeri guna meningkatkan peranan teknologi terhadap digitalisasi industri logistik di Indonesia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)