Solusi Terbaru untuk Pengembangan Kompetensi UMKM Non-kuliner

GoTo Financial memperkenalkan solusi terbaru untuk pengembangan kompetensi UMKM non-kuliner, yaitu Komunitas Retail GoTo Financial (KONTAG). Inisiatif ini mirip dengan KOMPAG, komunitas UMKM GoFood yang telah diluncurkan sebelumnya, namun KONTAG ditujukan kepada UMKM ritel mulai dari industri fesyen, handicraft, penyedia jasa kecantikan, hingga pedagang eceran.

KONTAG juga menggandeng usaha gabungan dalam payung GoTo Financial yakni Moka dan GoStore, Midtrans, Selly, serta GoSend dan GoShop. Komunitas ini merupakan bagian dari inisiatif Akademi Mitra Usaha (KAMUS) yang telah melatih lebih dari 50.000 UMKM di seluruh Indonesia selama tahun 2021.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menyampaikan di era digital saat ini pemerintah dituntut untuk mampu berkolaborasi denagan cepat dan efektif. Terlebih adanya beberapa permasalahan UMKM di Indonesia di masa pandemi.

“Pertama, adanya penurunan daya beli masyarakat yang berdampak pada menurunnya permintaan barang. Kedua, distribusi logistic terganggu akibat pembatasan mobilitas. Ketiga, akses permodalan yang sulit dari perbankan. Keempat, kesulitan mendapatkan bahan baku. Tantangan ini dijawab oleh teknologi dan digitalisasi. Oleh karena itu, sebelum pandemi, Gojek dan Kemendag telah menandatangani MOU untuk digitalisasi UMKM di pasar tradisional, dan kami harap upaya digitalisasi UMKM ini terus menjadi komitmen dari Gojek dan GoTo Financial ked depannya,” jelas Oke.

Head of Merchant Platform Business GoTo Financial Novi Tandjung menjelaskan, KONTAG menghadirkan dua elemen penting dalam pengembangan usaha yang diharapkan dapat membekali pelaku usaha dengan kompetensi yang lebih mumpuni, yaitu pendampingan melalui Bimbingan Merchant dan wadah saling berbagi melalui Tamu Merchant.

Berdasarkan data internal GoTo, inilah solusi teknologi GoTo Financial yang telah mencatatkan angka pertumbuhan positif. Pertama, inovasi terbaru dari jaringan Point of Sale (POS) Moka melalui GoStore yang memfasilitasi UMKM untuk membuat toko online sendiri,berhasil mencatat peningkatan jumlah mitra usaha empat (4) kali lipat di Q2 2021.

Kedua, Midtrans mencatat peningkatan transaksi non-tunai hingga 75% sepanjang 2020. Selain itu, penggunaan fitur payment link untuk membantu toko offline dalam menerima pembayaran non-tunai lewat aplikasi chat dan email meningkat hingga empatkali lipat sejak pandemi.

Ketiga, aplikasi keyboard multifungsi Selly berhasil mempermudah proses administrasi UMKM yang mengandalkan penjualan di media sosial. Sejak pandemi, jumlah UMKM yang terdaftar pada aplikasi Selly meningkat hampir dua (2) kali lipat. 

GoTo Financial hadir untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui pembayaran, layanan keuangan dan solusi bisnis di dalam ekosistem ekonomi digital. UMKM yang ingin bergabung dalam KOMPAG dapat langsung masuk ke grup resmi KOMPAG di Facebook.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)