Peluang Bisnis Asuransi Akibat DBD dan Penyakit Tropis

Memasuki Kuartal III/ 2019, PT Sompo Insurance Indonesia merilis dua variasi produk asuransu terbaru yang fokus pada masalah kesehatan di Indonesia yakni, Asuransi Penyakit Tropis dan Asuransi Demam Berdarah. Keduanya telah mulai dipasarkan usai mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 13 Agustus 2019 lalu.

Erixon Hutapea, Direktur Teknik Sompo Insurance, memaparkan, jumlah kasus penyakit tropis termasuk demam berdarah cukup dominan di Indonesia, serta dapat diderita oleh siapapun dengan berbagai status sosial. Hal ini menjadi sebuah urgensi tersendiri bagi setiap orang untuk mendapatkan perlindungan terkait.

"Kami berharap perlindungan dari kedua produk asuransi ini menjadi solusi untuk mengurangi kekhawatiran serta memberikan rasa aman bagi nasabah. Perlindungan ini juga dapat membantu meringankan beban kerugian yang harus ditanggung nasabah saat terkena salah satu atau beberapa jenis penyakit tropis termasuk demam berdarah," ujarnya dalam keterangan pers tertulia di Jakarta Senin, (23/09/2019).

Asuransi Penyakit Tropis memberikan perlindungan berupa santunan harian kepada nasabah yang terkena salah satu atau beberapa jenis penyakit tropis meliputi, campak, chikungunya, kaki gajah, malaria, tifus, dan demam berdarah. Adapun perlindungan berupa santunan rawat inap di rumah sakit dapat diperoleh mulai dari Rp 250 ribu/hari hingga maksimum selama 10 hari baik itu untuk produk Asuransi Penyakit Tropis maupun Asuransi Demam Berdarah.

"Kedua produk dipasarkan dengan premi terjangkau, mulai dari Rp100 ribu/tahun untuk Asuransi Penyakit Tropis dan Rp25 ribu/tahun untuk Asuransi Demam Berdarah," lanjut Erixon yang berharap dengan diluncurkannya kedua produk tersebut semakin memperkuat lini bisnis Asuransi Kesehatan Sompo Insurance.

Sejalan dengan peluncuran produk itu, pada 22 Agustus 2019 Sompo Insurance telah menandatangani perjanjian kerja sama sebagai salah satu mitra perintis Gerakan M2030 di Indonesia, yang diprakarsai oleh Tahir Foundation dan Aliansi Malaria Pemimpin Asia Pasifik (ALPMA) 1. Perjanjian strategis ini ditandatangani oleh Eric Nemitz, Direktur Utama Sompo Insurance, bersama dengan Mayapada Healthcare, dan JD.id.

Gerakan M2030 itu adalah bentuk kesadaran dan kampanye penggalangan dana untuk memberantas Malaria pada tahun 2030. Semua dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu program penanggulangan Malaria di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)