STAR Cloud Telkomsigma Bidik UKM dan Startup

Meski STAR (Simple, Trusted, Affordable, Reliable) Cloud sudah diluncurkan sejak dua tahun lalu, kini PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) sedang gencar merevitalisasi produknya agar mampu bersaing dengan perusahaan cloud asing seperti Amazone Web Services (AWS) dan Microsoft Azure. Rencananya STAR Cloud akan resmi di-relaunch pada 18 Mei 2017 mendatang.

STAR Cloud adalah platform manajemen cloud yang menawarkan sejumlah keunggulan, seperti unlimited bandwidth, sistem pembayaran online dan offline, kemudahan pengoperasian, hingga ketersediaan multi packages sesuai kebutuhan pelanggan.

(tengah) Andreuw Th.A.F. , Direktur Business Data Center & Manage Service Telkomsigma

Menurut Andreuw Th.A.F. , Direktur Business Data Center & Manage Service Telkomsigma, pemain asing di public cloud masih mendominasi pasar di Indonesia. Maklum, penyedia cloud asing menguasai market share 65%, sedangkan pemain lokal 35%.

Hingga akhir tahun 2017, Andreuw menargetkan 25.000 pelanggan masuk genggaman STAR Cloud. Selain itu, layanan STAR Cloud digadang-gadang mampu berkontribusi sekitar 50% terhadap pendapatan cloud Telkomsigma yang ingin memperkokoh market share dan brand awareness sebagai penyedia solusi infratsruktur IT terpercaya.

Andreuw menjelaskan, transformasi digital adalah fenomena yang tidak bisa dihindari, baik untuk perusahaan skala besar maupun Small Medium Enterprise (SME). Kedua tipe perusahaan ini sudah menyadari keuntungan dari transformasi digital agar dapat meningkatkan profitabilitas dan skalabilitas bisnisnya.

Tantangan yang dihadapi dari implementasi teknologi tentunya adalah bagaimana memaksimalkan penggunaan teknologi untuk kebutuhan layanan dan perkembangan perusahaan skala besar dan SME itu sendiri. Untuk itu, seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini membuat perusahaan skala besar dan SME juga harus cermat serta dinamis dalam menyikapi fenomena transformasi digital.

Telkomsigma pun melakukan transformasi solusi terintegrasi berbasis digital yang disiapkan untuk mendukung perusahaan skala besar maupun SME di Indonesia agar berkembang lebih besar dan memberikan layanan melalui solusi cloud clomputing yaitu STAR Cloud.

“Solusi ini dirancang dengan kebutuhan dan karakter setiap bisnisnya yang menjadi fokus, STAR Cloud memungkinkan perusahaan skala besar dan SME memiliki solusi IT yang inovatif,” klaim Andreuw dalam acara soft launching STAR Cloud Telkomsigma di Jakarta. Solusi ini memiliki infrastruktur yang didukung penuh oleh Telkom.

Sementara itu, Judi Achmadi, CEO Telkomsigma, menjelaskan, STAR Cloud dengan segala keunggulannya, yaitu simple, trusted, affordable, dan reliable yang memungkinkan setiap perusahaan mempunyai solusi aplikasi IT inovatif, yang dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakter setiap bisnis yang menjadi fokusnya.

Data center yang always on dan secured dengan data center seluas 200.000 meter persegi menjadi keunggulan STAR Cloud untuk menyediakan layanannya dengan unlimited bandwidth, system payment yang dapat dilakukan secara online dan offline, pengoperasian yang mudah hingga tersedianya multi packages yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien. Singkatnya, solusi STAR Cloud diharapkan dapat menjamin perkembangan digital bisnis setiap perusahaan yang ada di Tanah Air.

Asiknya, selama masa promosi, layanan STAR Cloud Telkomsigma akan memberikan penawaran menarik free trial dua minggu 50 pelanggan UKM yang melakukan self activation STARCloud di starcloud.telkomsigma.com.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)