Startup Harus Lebih Agresif Manfaatkan Peluang di Masa Pandemi

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc mengingatkan kembali untuk terus berinovasi dan lebih agresif dalam memanfaatkan peluang di masa pandemi ini.  Hal ini disampaikan pada acara  Milestone Day Startup Studio Indonesia Batch 2. Milestone Day merupakan tahapan akhir dari Startup Studio Indonesia (SSI). Program inkubasi intensif yang  diinisiasi  oleh  Kominfo  untuk  pemberdayaan  early-stage  startup  yang  berfokus  pada  iterasi penyempurnaan produk dan model bisnis, serta retensi pelanggan awal sebelum masuk pada tahap perluasan  pasar. 

Peluang di masa pandemi yang dimaksud Samuel ini bisa dilihat dari Laporan Google, Temasek dan Bain yang bertajuk e-Conomy SEA 2020  yang menyebutkan nilai ekonomi digital di Indonesia tumbuh 11 persen dibandingkan tahun 2019. Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) juga memperkirakan sekitar 37% dari konsumen digital Indonesia tahun 2020 merupakan konsumen baru yang beralih ke layanan digital akibat pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi, layanan digital dan e-commerce menjadi pilihan kebanyakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian. Beberapa sektor startup seperti healthtech, e-groceries, marketplace dan logistik mengalami pertumbuhan permintaan yang signifikan. Tidak hanya startup retail, peranan startup berbasis UMKM juga sangat membantu sektor UMKM beradaptasi dengan perubahan. Untuk dapat menjaga momentum baik di industri startup ini, para pelaku startup perlu untuk terus berinovasi dan menciptakan produk dan layanan yang dapat menjawab permasalahan dan tantangan masyarakat yang semakin beragam ke depannya,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong percepatan transformasi digital dalam tiga elemen esensial yaitu Pemerintahan, Ekonomi dan Masyarakat melalui sebuah framework Indonesia Digital Nation. “Dalam konteks ini, Kominfo tengah berfokus pada perluasan jaringan infrastruktur broadband dan pemanfaatan teknologi digital mencakup penyelesaian pembangunan BTS untuk koneksi 4G di seluruh Indonesia, dan persiapan implementasi 5G. Sementara Infrastruktur Aplikasi menyasar pada fasilitasi dan akselerasi pada sektor – sektor prioritas nasional dengan pengembangan solusi digital berbasis aplikasi,” tandasnya.

Hal ini diakui Co-founder & CTO of HappyFresh, Fajar A. Budiprasetyo, bahwa kondisi pandemi telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Studi Nielsen menyebutkan bahwa 49 persen konsumen menjadi lebih sering memasak di rumah akibat imbauan untuk tetap berada di rumah. Terlihat dari meningkatnya permintaan kebutuhan belanja rumah tangga seperti kebutuhan dapur dan kebutuhan harian lainnya di platform HappyFresh.

“Kami juga melihat tren pertumbuhan konsumen baru yang membuka akun di platform kami. Peralihan kanal belanja konsumen yang semakin nyaman dengan e-groceries ini merupakan sinyal positif yang harus terus dieksplor dan dijaga momentumnya oleh para pelaku startup e-groceries. Caranya yaitu dengan menghadirkan lebih banyak solusi yang dibutuhkan konsumen dan memberikan groceries shopping experience terbaik. Juga dengan memastikan jaminan stok dan kualitas produk yang kita suplai; serta kecepatan pengiriman. Ketiga hal tersebut juga menjadi faktor terpenting untuk menjaga retensi pelanggan,” ungkap Fajar.

Hal senada disampaikan Co-Founder Moka & Head of Selly, GoTo Financial, Grady Laksmono yang melihat kondisi pandemi ini telah mengakselerasi sektor UMKM untuk bertransformasi digital. Untuk membantu transformasi digital ini, startup perlu untuk memahami karakteristik dan permasalahan tiap UMKM. Tujuannya agar dapat menyediakan solusi digital yang tepat dan mendukung kebutuhan bisnis mereka. “Salah satunya adalah bagaimana memaksimalkan platform digital yang tersedia terutama di kanal offline-to-online. Berangkat dari permasalahan ini, Moka memfasilitasi para mitra UMKM kami melalui kerja sama dengan Gojek untuk memperluas kanal jualan online-nya melalui fitur GoStore. Tidak hanya itu kami juga membantu UMKM untuk dapat berjualan di media sosial dan WhatsApp melalui platform Selly,” imbuhnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)