Siasat Milo Garap Pasar Keluarga Milenial

Kemajuan teknologi informasi telah memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat modern masa kini. Hampir semua aktifitas dibantu dengan teknologi yang ditanam di dalam gawai seperti telepon pintar dan komputer. Misalnya memesan taksi, membeli makanan, bahkan kegiatan bermain anak-anak juga berpindah ke dalam gawai. Hal ini ternyata ternyata tidak hanya memudahkan tetapi juga membuat manusia jadi kurang bergerak.

Kekhawatiran ini juga menjadi perhatian Nestle. Presiden Direktur Nestle Indonesia, Darnesh Gordon,mengatakan, pihaknya telah memulai inovasi dalam semua produk Nestle untuk menunjang gaya hidup sehat. "Kami mengurangi kandungan gula, lemak dan sodium dalam semua produk kami, selain itu kami juga aktif mesosialisasikan kampanye ayo olah raga kepada keluarga Indonesia," jelasnya.

Salah satu produk Nestle yang dikurangi kandungan gulanya adalah Milo. Minuman serbuk coklat tersebut kini dihadirkan dengan kandungan gula lebih rendah 25%. “Komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat menjadi motivasi dari upaya inovasi dan renovasi Nestlé dalam menghadirkan Milo dengan gula yang 25% lebih rendah untuk keluarga Indonesia,” ujar Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia, Prawitya Soemadijo.

Tidak hanya kandungan gula yang 25% lebih rendah, inovasi Nestlé Milo juga diwujudkan dengan memperkaya kandungan malt, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi.

Meida Octarina dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi langkah dari Nestlé Milo dalam mendukung pemerintah untuk menanggulangi tantangan gizi, khususnya di kalangan anak-anak. “Pemerintah telah mengupayakan berbagai program untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, salah satunya adalah melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Gerakan ini berfokus pada pemenuhan gizi seimbang dan pola hidup aktif," jelaz Meida.

Mewakili pemerintah, Meida berharap ke depannya akan lebih banyak lagi pihak seperti Nestlé Indonesia yang turut terlibat dalam menghadirkan produk yang ebih sehat, namun juga di saat bersamaan menyelenggarakan berbagai program yang mendukung gaya hidup aktif.

Pakar Nutrisi dan Guru Besar IPB Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS menekankan, “Pola hidup sehat sejak dini akan memengaruhi tumbuh kembang anak, bahkan kualitas hidup mereka ketika dewasa."Ia mencontohkan, anak yang telah terbiasa menerapkan pola makan sehat pada saat dewasa akan memiliki risiko lebih rendah terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti obesitas, hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung. Oleh karenanya penting bagi orang tua untuk senantiasa memperhatikan asupan anak dan gizi seimbang

Prwaitya mengungkapkan, pihaknya akan aktif mengkampanyekan pola hidup sehat dan aktif kepada seluruh keluarga Indonesia. "Khususnya keluarga muda, baik melalui kampanye ATL maupun BTL," ujar dia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)