Strategi PB Esport Cetak Bibit Unggul

Foto ; ilustrasi (dok.)

Meskipun relatif baru diakui sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia, potensi esport menjadi cabang olahraga unggulan sangat besar. Hal ini tercermin dari sisi peminat yang diperkirakan akan tembus 100 juta orang hingga akhir tahun ini.

Begitu juga dari prestasi, esport banyak mengukir nama Indonesia dikancah internasional. Misalnya, Onic Esports, prestasinya di dunia Mobile Legends antara lain finalis MPL ID Season 2 serta juara 1 MPL ID Season 3. Selain itu Onic Esport juga berhasil menjuarai turnamen Mobile Legends terbesar di Asia Tenggara yaitu MSC 2019 dan Piala Presiden Esports 2019. 

Selain itu, ada juga tim esports RRQ pernah meraih prestasi lolos dalam turnamen PUBG Asia Invitational 2019, PUBG Southeast Asia Championship 2019 phase 1 dan 2, serta MET Asia Series: PUBG Classic untuk tim PUBG, Juara ketiga MPL Season 1 untuk tim Mobile Legends, serta berhasil lolos mengikuti kualifikasi zona Asia Tenggara Dota 2 International pada tahun 2014, 2016, dan 2018.

Esport memberi peluang dan menjadi profesi yang menjanjikan. Atlet yang berprestasi pun bisa disejajarkan dengan atlet-atlet olahraga seperti sepak bola, bola basket dan lain-lain. Bahkan seorang pemain profesional yang berkompetisi di level tinggi bisa memiliki penghasilan yang luar biasa besarnya, bahkan masuk katagori seorang selebritas. 

Hanya saja, baru sedikit yang bisa menjadi top player dan bermain di level tertinggi. Sebagian lainnya yang bermain di tim kecil tentu akan mendapat penghasilan kecil juga, bahkan di beberapa kasus malah tidak mendapat bayaran, hal ini pun terjadi pada profesi atlet olahraga lainnya.

Untuk menyambut tahun 2021, PB ​Esport ​rencananya akan membuat program kerja, seperti turnamen, program edukasi hingga kesehatan yang diharapkan akan semakin memperlengkapi dan menggenjot semangat para atlet ​esport yang bernaung dibawah PB ​Esport. “Komitmen kami bukanlah hanya mencetak atlet unggul, tapi juga pribadi yang sehat secara fisik, mental dan sosial,” kata Bambang Sunarwibowo Wakil Ketua Umum PB Esport.

Bambang menambahkan, tidak sedikit remaja remaja yang cenderung menjadi timpang secara sosial, dan juga secara kesehatan dikarenakan terlalu sering berlatih esport​​. Untuk mengantisipasi hal tersebut, akan dibuat beberapa program misalnya, skrining dan evaluasi kesehatan. “Kami juga pantau asupan gizi mereka, selain itu juga ada juga ​workout routineyang akan sangat berguna untuk para atlet,” katanya.

Diakui Bambang, selain program kesehatan, PB ​Esport ​juga menyiapkan program edukasi bagi para atlet, yaitu tentang ​healthy gaming​, manajemen keuangan, investasi, dan juga entrepreneurship​yang nantinya akan dilakukan baik secara ​offline ​dan ​online​.

PB Esport  ingin para atlet yang masih muda ini jadi bibit unggul kedepannya. Ya caranya adalah dengan memperlengkapi mereka. Jadi PB Esport menyiapkan rangkaian trainingdan edukasi sedemikian rupa sehingga mereka bisa jadi insan yang berguna bagi masyarakat luas.

Bukan itu saja, PB ​Esport ​juga menyiapkan serangkaian kegiatan edukasi bagi orang tua dan pendidik di Indonesia. “Ya biar lengkap ya, jadi bukan hanya para atlet saja yang punya pemahaman yang baik, tapi juga para orang tua dan pendidik mengenai esport ​​ini,” kata Bambang.

Melalui rangkaian program tersebut diharapkan para atlet lebih semangat dan siap dalam menghadapi banyaknya turnamen yang akan diselenggarakan tahun depan. Selain itu mereka punya bekal yang cukup untuk masa depan mereka kelak setelah tidak lagi berkecimpung dalam dunia ​esport.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)