Strategi Rebranding Indovision Jadi MNC Vision

Akhir tahun 2017 Indovision melakukan rebranding menjadi MNC Vision. Merek yang sudah 20 tahun lebih dikenal sebagai pengelola TV berbayar ini tentu bukan hal mudah mengingat merek ini sudah sangat melekat kuat. Namun, langkah strategis ini memang harus dilakukan untuk memberikan aura semangat perubahan dalam memperkuat langkah bisnisnya.

Sebagai bagian dari MNC Group, MNC Vision memperkuat posisi grup yang dimiliki Hary Tanoesoedibyo ini sebagai perusahaan media terintegrasi terbesar di Asia Tenggara. “Kami juga ingin menyampaikan pesan bahwa dengan brand baru, semakin banyak produk baru dan layanan baru yang akan kami berikan kepada pelanggan,” kata Dhini Widhiastuti, Marketing and Programming Director of PT MNC Sky Vision Tbk (MNC Vision).

Di tahun 2018, selain memperkuat awareness MNC Vision, pihaknya akan fokus pada aktivitas pemasaran terutama dalam upaya akuisisi pelanggan baru dan meningkatkan loyalitas pelanggan. “Kegiatan membangun awareness ini bisa kami lakukan sendiri atau sinergi program dengan unit bisnis lain seperti MNC Play dan MNC Now, serta beberapa kemitraan  dengan perusahaan lainnya dalam memberikan bundling services atau value added services untuk menjawab kebutuhan pelanggan  beyond PayTV.,” paparnya.

Dengan brand baru ini, lanjut Dhini, MNC Vision akan terus berusaha memberikan yang lebih baik lagi kepada pelanggan maupun calon pelanggan dengan meningkatkan berbagai layanan agar dapat mempertahankan posisi pemimpin lasar. “Menjadi nomor satu terus memicu kami untuk menjadi yang terbaik dalam segala hal terutama produk yang kami tawarkan melalui konten tv ungggulan yang tidak dimilik oleh TV berbayar lainnya,” ujarnya.

Dhini menyebut, saat ini MNC Vision memiliki lebih dari 120 saluran TV yang memberikan tayangan hiburan, gaya hidup dan edukasi bagi seluruh keluarga, dimana lebih dari 20 saluran hanya tersedia (exclusive) di MNC Vision.  “Pelanggan juga dapat menikmati tayangan kami di luar rumah, di mana saja dan kapan saja menggunakan mobile gadget melalui fitur kami MNC Vision Plus yang di didapatkan visa aplikasi MNC Now, sehingga pelanggan bisa menikmati tayangan kami 24 jam dalam 7 hari meskipun tidak berada dirumah,” katanya.

Dhini mengklaim, kualitas tayangan TV MNC Vision merupakan yang terbaik di Indonesia dengan pilihan saluran High Definition, tayangan disalurkan menggunakan satelit dengan frekuensi Sband sehingga pelanggan bisa menyaksikan setiap tayangan tanpa gangguan meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak baik seperti hujan. Dari sisi layanan, jangkauan MNC Vision adalah yang terbesar dengan foot print satelit menjangkau seluruh pelosok Indonesia, layanan sales dan after sales kami hadir lebih dekat ke pelanggan dengan kantor cabang yang tersebar di lebih dari 80 kota di Indonesia.

Selain konten TV unggulan, MNC Vision juga memberikan fitur tambahan lain yaitu internet berkolaborasi dengan sister company kami yang ada di bawah naungan MNC Group yaitu MNC Play untuk memberikan full fiber high speed internet di 6 kota besar.   “Untuk menjangkau wilayah lain, kami juga menawarkan fitur internet MNC Vision Superbundle, high speed home internet dengan kapasitas hingga 80GB bekerjasama dengan operator telekomunikasi XL dan Indosat,” ujarnya. Fitur internet ini semakin melengkapi kebutuhan keluarga di Indonesia sehingga pelanggan MNC Vision bisa menikmati tayangan TV terbaik maupun jaringan internet terbaik.

Dhini memandang industri TV berbayar semakin berevolusi dengan berbagai pilihan platform selain satelit, kabel dan IPTV, serta OTT (streaming).   Konsumen juga semakin pintar ditambah gaya hidup berubah, menonton TV sekarang tidak hanya di lakukan di rumah bisa di mana saja dan kapan saja. “Dengan kondisi seperti ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi MNC Vision untuk tetap menjadi yang terdepan dengan selalu mengikuti perkembangan teknologi dan memahami kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat,” tegasnya.

Ia meyakini MNC Vision dengan basis TV berbayar melalui satelit tetap menjadi pilihan sebagian besar penduduk Indonesia mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan belum merata jaringan dan infrastruktur kabel maupun internet.  “Pelanggan di kota besar semakin banyak pilihan. Namun, Indonesia memiliki lebih dari 13 ribu kepulauan dan lebih dari 500 kabupaten, dengan penetrasi TV Berbayar hanya 11% menurut Media Partner Asia 2017, banyak sekali potensi market yang belum digarap. Tentunya MNC Vision harus terus melakukan perubahan strategi mengikuti pangsa pasar yang akan dituju,” paparnya.

Dan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan gaya hidup yang berubah, MNC Vision sudah mempersiapkan diri ke depan dengan menggandeng perusahaan afiliasi di bawah MNC Group yaitu MNC Play untuk memberikan produk internet dan TV berbayar melalui IPTV dan MNC Now untuk konten televisi berbasis streaming dan on demand.

MNC Vision akan lebih fokus untuk mencari market baru di area-area potensi yang belum tergarap dan khususnya di kota besar di mana MNC Vision sudah memiliki basis pelanggan, MNC Vision akan bersinergi secara erat dengan MNC Play dan MNC Now untuk memberikan layanan seemless home entertainment sehingga memperkuat MNC Vision dan juga MNC Group sebagai pemimpin di industry TV berbayar di Indonesia. “Apa yang kami tayangkan bukan saja menghibur, juga mengedukasi serta ikut serta empowering keluarga Indonesia,” dia menegaskan.

Strategi ke depan MNC Vision,  tetap memperbesar basis jumlah pelanggan TV berbayar, sekaligus terus menjaga pelanggan yang ada agar tetap setia bersama MNC Vision meskipun persaingan semakin ketat. “Oleh karena it,u kami akan membuat berbagai perubahan dari segala lini mulai dari produk yang ditawarkan, fitur-fitur tambahan, value added services dan  layanan kepada pelanggan,” jelas Dhini.

Pihaknya juga akan terus meningkatkan standarisasi kualitas SDM, baik frontliner yang berhubungan langsung dengan pelanggan maupun back office.  “Dengan karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia ini jadi tantangan tersendiri. Trainning rutin kami lakukan. Kami juga mengoptimalkan teknologi satelit untuk membantu kami berkomunikasi dengan seluruh karyawan MNC Vision di seluruh Indonesia secara bersamaan, sehingga arahan yang akan diberikan secara cepat dan tepat dapat diikuti,” ujarnya.

Untuk memberikan produk dan layanan yang tepat, survei rutin dilakukan baik kepada karyawan, manajemen, pelanggan, calon pelanggan dan masyarakat umum. “Dengan kemajuan teknologi kami bisa mendapatkan berbagai masukan secara cepat bahkan dengan berkembangnya media sosial, kami berusaha mendengar lebih banyak suara pelanggan dan calon pelanggan kami sehingga semua pernaikan produk dan layanan bisa kami lakukan secara cepat,” katanya. Sayang Dhini tidak berkenan menyebut berapa target revenue MNC Vision tahun ini.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)