Strategi Sandiaga Tekan Dampak Perpanjangan PPKM terhadap Pelaku Usaha

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dok. Kemenparekraf).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Uno mengatakan tengah menyiapkan tiga strategi untuk menekan dampak perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM terhadap pelaku usaha.

"Pertama, Kementerian akan menggencarkan inovasi terhadap produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa diberdayakan selama pandemi," ujar Sandiaga saat dihubungi melalui tim komunikasinya pada Jumat, 22 Januari 2021.

Salah satunya, Kementerian terus membuka kamar hotel untuk sarana isolasi mandiri. Kementerian juga mendorong pelaku usaha catering menyiapkan konsumsi untuk pasien di titik-titik karantina yang disediakan pemerintah.

“Makanan dari industri catering atau restoran untuk memberi tambahan atau asupan makanan bagi tenaga kesehatan, perawat, dokter, dan mereka yang di garis depan bisa kita tingkatkan,” tuturnya.

Kedua, Sandiaga mengemukakan pentingnya strategi beradaptasi melalui sertifikasi protokol kesehatan atau CHSE. Kementerian, tutur dia, akan terus meningkatkan jumlah hotel, restoran, serta destinasi wisata yang tersertifikasi CHSE agar memperoleh kepercayaan masyarakat dari sisi keamanan. Sertifikasi CHSE diyakini dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha.

Ketiga, Sandiaga menyebut perlu ada kolaborasi antar-kementerian dan lembaga. “Kami memperkuat strategi kebijakan secara kolaboratif menyasar pada yang membutuhkan,” katanya.

Sandiaga mengatakan, dibantu kementerian lain, Kementeriannya tengah merencanakan perluasan pemberian dana hibah pariwisata dan pinjaman lunak kepada pelaku usaha. Bantuan akan dikucurkan dalam bentuk tunai. Sebab pada masa krisis, Sandiaga menerangkan, masyarakat lebih membutuhkan uang dalam bentuk tunai.

“Meski demikian, kami mendukung PPKM dan berharap dengan disiplin menerapkan protokol, mudah-mudahan keadaan membaik dan kita akan mulai recovery di sektor ini,” tutur Sandiaga.

Dia mengatakan perpanjangan PPKM akan berdampak pada ketahanan pelaku usaha yang bergerak di bidang hotel. Ia menyebut tingkat keterisian kamar hotel atau okupansi akan menurun.

“Okupansi hotel sudah di bawah break event point atau titik impas dan ini menambah beban dan PPKM menjadi satu tambahan kesulitan untuk pelaku usaha maupun masyarakat,” ujar dia.

Sandiaga sebelumnya telah mendengar sejumlah keluhan dari pengusaha hotel serta restoran dan pelaku usaha kreatif lainnya. Ia mengungkapkan ada 34 juta orang yang terdampak karena menggantungkan pekerjaannya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain sektor pariwisata, Sandiaga Uno menggelar rapat dengan pelaku UMKM serta pemilik tenan di pusat perbelanjaan. Menurut dia, pelaku usaha semakin berat bertahan meski sejumlah keringanan telah diberikan, seperti adanya biaya sewa restoran. Rata-rata pengusaha, tutur Sandiaga, terbelit beban utang sewa kepada pengelola mal.

Sumber: Tempo.co

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)