Strategi Sinarmas MSIG Life Capai APE Rp1,6 Miliar

PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) mencatatkan Risk Based Capital (RBC) konvensional 1,458% di tahun 2021, bahkan mencapai 1,87% di Kuartal I/2022.

Herman Sulistyo, Direktur Sinarmas MSIG Life, mengatakan bahwa melalui strategi Expand to Grow yang dilakukan perusahaan, pihaknya dapat tumbuh melebih ekspektasi di tahun 2021. “Pertumbuhan Annualized Premium Equivalent (APE) kami terutama melalui jalur bisnis keagenan mencapai lebih dari 85%, dan jalur bisnis Bancassurance yang bertumbuh lebih dari 35%,” kata dia.

Perusahaan memang sedang menerapkan strategi jangka menengah Expand to Grow untuk mengawal perjalanan transformasi bisnis, organisasi, dan tata kelola sejak tahun 2021. Pada fase pertama (2021-2022), strategi dilakukan untuk memperkuat landasan transformasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Sesaat lagi, kami akan memasuki fase kedua (2023-2025) yaitu akselerasi dan optimalisasi seluruh lini usaha yang kami sebut sebagai GREAT 2025 yang menitikberatkan pada Grow Sustainable Business - Excellent Services - As Trusted Partner untuk mencapai sasaran strategis kami di 2025 dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Wianto Chen, Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life menambahkan.

Masih dalam paparan yang sama, klaim kematian dan kesehatan meningkat 85% dari tahun 2020, dengan total klaim termasuk pembayaran manfaat Rp2,3 triliun. Selain itu, perusahaan juga berhasil menurunkan rasio biaya 16% dan meningkatkan produktivitas karyawan 31%. Menukil data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Sinarmas MSIG Life berhasil meningkatkan pangsa pasar menjadi 3,1% pada tahun 2021 dari total seluruh potensi bisnis baru di industri asuransi jiwa. Ini mengukuhkan posisi Sinarmas MSIG Life di peringkat ke-13 dari sebelumnya di peringkat ke-18 di tahun 2019.

“Kami telah menetapkan cetak biru jangka menengah untuk memperkenalkan Ekosistem Digital bernama Cosmos yang berfungsi sebagai infrastruktur dasar yang dapat menampung berbagai sistem dan aplikasi terintegrasi. dan platform digital, ujar Andrew Bain, Direktur Sinarmas MSIG Life menjelaskan. Sepanjang tahun 2021, dia menambahkan, perusahaan telah meluncurkan 3 aplikasi digital, yaitu Vega yang dirancang untuk membantu nasabah, Orion untuk kebutuhan tenaga pemasar, dan Ceres sebagai aplikasi pendukung produktivitas karyawan. “Ketiga aplikasi ini merupakan bagian dari ekosistem digital baru perusahaan.”

Sebagai tambahan, perusahaan saat ini memiliki 500 karyawan dan 2.800 tenaga pemasar yang tersebar di 30 kantor layanan dan pemasaran. Selain itu, perusahaan juga telah melayani 1,2 juta nasabah individu dan korporat. “Dengan tetap konsisten menjalankan strategi Expand to Grow, kami berambisi menjadi Perusahaan Asuransi Jepang nomor 1 di Indonesia, dengan Annualized Premium Equivalent (APE) mencapai Rp1,626 miliar,” kata Wianto.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)