Strategi UniPin Bangkitkan eSport di Indonesia

Salah satu tim dari 7 tim pemenang eSport yang akan mewaliki Indonesia di mata dunia.

Perhelatan akbar turnamen eSports  kedua berskala internasional, Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) UniPin usai digelar.

Ajang bergengsi ini akan diikuti sekitar 66 tim yang berasal dari 24 kota/kabupaten di Indonesia serta beberapa negara di Asia Tenggara akan bertanding memperebutkan gelar juara pada Grand Final UniPin SEACA 2019.

Turnamen UniPin SEACA 2019 mempertandingkan 3 jenis game yang saat ini tengah populer yaitu Free Fire, DOTA 2 serta PUBG (Player's Unknown Battleground) Mobile. Sebagai bukti keseriusan dalam menggarap pertumbuhan eSports di tanah air, UniPin mempersiapkan total hadiah sebesar Rp 2,4 Miliar.

Turnamen bergengsi ini telah mengorbitkan tujuh tim yang dapat mewakili Indonesia di mata dunia. Mereka di antaranya adalah pemenang turnamen Tekken 7, Chess Rush, UCL (UniPin City League) – Free Fire, UIC (UniPin Indomaret Championship) – Free Fire, Fun Match, Dota 2 dan PUBG Mobile.

CEO sekaligus Co-Founder UniPin Ashadi Ang, berharap UniPin telah melahirkan banyak atlit eSports di tanah air yang kelak akan mengharumkan nama Indonesia. Ia berharap pengorbanan dedikasi, komitment dan tekad yang besar akan membawa harkat dan martabat Indonesia di level internasional.

Ashadi menambahkan, para pemenang UniPin SEACA 2019 dapat direkrut oleh para tim profesional untuk regenerasi pemain mereka di masa yang akan datang. “Keberhasilan olahraga eSports merupakan tanggungjawab seluruh pihak, terutama pemerintah dalam hal pembinaan dan pembibitan para atlet,” ujar Ashadi. 

Ketua Umum KONI Letjend (Purn) Marciano Norman, menambahkan, UniPin SEACA 2019 dapat menjadi contoh bagi para pihak terkait dalam memajukan eSports Indonesia di mata dunia. “Kami berterima kasih kepada UniPin yang telah menginisiasi UniPin SEACA 2019. Semoga dapat melahirkan atlet eSports yang dapat membanggakan Indonesia di ajang internasional, tingkat Asean, Asia ataupun dunia," katanya.

Diakui Ashadi, tren global eSports saat ini mengalami pertumbuhan yang begitu pesat. Dalam hal ini UniPin telah menjadi pelopor ekosistem eSports di Indonesia. Oleh karena itu melalui platform turnamen ini, UniPin SEACA 2019 sebagai sarana untuk mendorong perkembangan eSports di Indonesia.

UniPin SEACA 2019 akan menjadi gerbang bagi para pemain eSports di Indonesia untuk melangkah ke turnamen yang lebih besar di kancah internasional. “Ke depannya, kami berharap dukungan yang lebih besar dari semua pihak, khusunya kepada pemerintah maupun pihak swasta agar ekosistem eSports di Indonesia semakin berkembang dalam memberikan kebanggaan bagi Tanah Air,” kata Ashadi.

Sebagai cabang olahraga baru di Indonesia, UniPin menekankan pentingnya membangun gaya hidup eSports yang sehat demi terbentuknya budaya eSports yang lebih baik. UniPin berhasil menjaring 10.000 tim sebagai talenta bibit eSports dan akan mengorbitkan atlet eSports profesional.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)