Subang Smartpolitan Diminati Investor Asing

Setelah melakukan groundbreaking November lalu, kini  PT Surya Semesta Internusa Tbk melalui anak usahanya, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) selaku pengembang dan pengelola Subang Smartpolitan mulai melakukan pembangunan tahap pertama.

Dalam waktu 18 bulan hingga 24 bulan ke depan, Subang Smartpolitan siap untuk dikembangkan secara fisik untuk konstruksi struktur yang mendukung kegiatan industri.

Rencananya, pengembangan ini terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yakni lot industri seluas 1.060 hektar, komersial 206 hektar, residensial 257 hektar, dan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang publik 200 hektar. Kemudian utilitas dan infrastruktur seluas 212 hektar, fasilitas publik 15 hektar dan pengembangan masa depan 767 hektar.

Diakui Sales Manager Suryacipta, Binawati Dewi, hingga Januari 2021 Suryacipta telah menerima pernyataan minat dari setidaknya hampir 60 investor atas lahan Subang Smartpolitan, yang di dominasi oleh perusahaan-perusahaan asal Jepang, kemudian China, Korea, Eropa juga Indonesia.

Ia menambahkan, saat ini total lahan Subang Smartpolitan yang diminati oleh para investor tersebut sudah mencapai lebih dari 200 hektar. Investor tersebut berasal dari sektor otomotif, manufaktur, logistik, consumer goods, pharma & medical equipment, high precision industries, IT, dan building material

Bahkan November 2020 lalu sudah ada dua perusahaan yang bergerak di bidang otomotif dan logistik telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)secara resmi atas lahan industri di Subang Smartpolitan.

Meskipun dengan adanya pandemi, animo setelah groundbreaking sangat tinggi, tercatat sudah belasan perusahaan Indonesia dan asing telah melakukan kunjungan langsung ke Subang Smartpolitan. Beberapa perusahaan lainnya pun dijadwalkan untuk melakukan kunjungan dalam waktu dekat. Adapun sampai saat ini proses negosiasi berjalan positif.

Sebenarnya, bukan hanya minat pada lahan industri, banyak inquiry juga datang untuk lahan komersial. Saat ini, pihaknya sedang dalam tahap finalisasi pembicaraan dengan rumah sakit yang cukup ternama di Jakarta. Secara simultan, juga sedang berkomunikasi dengan customeryang berniat membangun hotel. “Area smart core memang diperuntukkan untuk hotel, rumah sakit, komersil, sarana pendidikan dan hiburan,” kata Dewi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)