Tips Membuat Konten Video dengan Samsung Galaxy S10

Annisa Maulina, Product Marketing Manager Samsung Mobile dan Yandy Laurens, Sutradara Muda Indonesia 

Di Indonesia, Samsung Galaxy S10 resmi diluncurkan pada  Rabu (06/02/2019). Namun ramainya sambutan rangkaian penjualan perdananya diungkap Annisa Maulina, Product Marketing Manager Samsung Mobile, sudah dimulai sejak diadakan pre-order di laman galaxylaunchpack.com pada 22-28 Februari 2019 yang habis terjual untuk S10+ bermemori 1 TB. 

Sayangnya, Annisa yang ditemui saat wawancara di Central Park Mall (08/02/2019) salah satu lokasi yang dipilih sebagai tempat penjualan perdana Samsung Galaxy S10, menolak menyebut jumlah penjualannya.

Di Central Park Mall pun terjadi antrean mengular pembelian perdana seri terbaru ponsel Samsung ini. Ada empat titik yang dipilih Samsung secara serentak sebagai lokasi penjualan perdana yaitu Central Park Mall; Jakarta Barat, Kota Kasablanka Mall; Jakarta Selatan, Pakuwon Mall; Surabaya, dan Sun Plaza; Medan 

Sepanjang 8 – 10 Maret 2019 sebagai periode penjualan perdana ini, konsumen mendapat kesempatan menikmati berbagai promo menarik, termasuk trade in yang hanya berlaku 3 hari itu. Promo menarik ini juga bisa dinikmati bagi yang tidak bisa ke mal melalui laman Samsung.com untuk pembelian online.

Di keempat lokasi tersebut, calon konsumen juga bisa merasakan pengalaman langsung inovasi terbaru berbagai fitur Galaxy S10+, S10 dan S10e. Peluncuran perdana Galaxy S10+, S10 dan S10e bagi konsumen Indonesia sekaligus merayakan satu dekade perjalanan Samsung Galaxy S dengan kehadiran smartphone yang kian menyempurnakan pengalaman next generation dalam menciptakan dan menikmati konten video.

Merujuk pada Indonesia Digital Landscape 2019 dari Hootsuite, YouTube menjadi ‘The Most Active Social Media Platform’ di Indonesia, karena sekitar 88% pengguna internet mengakses YouTube. Temuan ini diperkuat dengan fakta bahwa sekitar 98% pengguna internet di Indonesia menonton video pada telepon seluler mereka. 

Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini melonjak tajam hingga 2 kali lipat, dimana pada 2017 hanya sekitar 43% pengguna internet di Indonesia yang menonton video pada telepon seluler mereka. 

Mereka yang terus terhubung, tidak pernah takut untuk menjadi pionir pengadopsi tren, dan terbuka pada hal baru serta dinamis inilah yang dimaknai Samsung sebagai next generation. Mereka bertindak secara multitasking, pencipta sekaligus penikmat. Memahami kondisi tersebut, Samsung menghadirkan rangkaian Samsung Galaxy S10 sebagai buah pemahaman akan situasi terkini yang berkembang di Indonesia.

Tidak heran Samsung pada seri terbarunya ini sangat memanjakan penikmat film dan pembuat konten video dengan dilengkapinya Samsung Galaxy S10 dengan kamera HDR 10+ yang diungkap Annisa sangat spesial. Ia menambahkan pada rangkaian Samsung Galaxy S10 terdapat fitur unggul Pro-Grade Camera, lebih dari sekedar multiple camera dilengkapi AI pada fitur (Scene Optimizer, Intelligent Live Focus, dan Smart Composition) serta camcorder dengan keunggulan, HDR10+, Super Steady serta Intelligent Performance

Ia meyakini ini menjadi terobosan bagi next-generation pencipta video. Untuk mereka penikmat video, Galaxy S10 memiliki Infinity-O Display dengan Dynamic AMOLED screen pertama di dunia (HDR10+, Mobile Color Volume dan Eye Comfort Display) menghadirkan range kecerahan tinggi hingga 1.200 nits, kian sempurnakan pengalaman menonton menakjubkan nan nyaman.

“Kamera tidak seperti mata kita, HDR10+ lengkap bisa eksplorasi di luar dan dalam. Kamera dalam pengembangannya yg profesional mengejar kualitas seperti layaknya dilihat mata,” kata Annisa. Pencipta konten pun tidak usah khawatir karena harddisc S10 sampai 1TB.

“Bisa edit langsung tidak perlu dikoneksikan dengan laptop untuk mengedit foto,” tuturnya. Ia mengklaim seri terbaru S10 ini sudah beberapa langkah ke depan di dunia ponsel pintar, karena pengguna bisa menikmati menonton dan merekam yang dengan lebih menyebangkan. Ditunjang ultra HD, menujukkan hasil yang lebih baik dari kamera sebelumnya, membuat gambar tidak pecah, tidak ada gradasi. 

Yandy Laurens, sutradara muda Indonesia yang telah menghasilkan karya film Keluarga Cemara, mengakui keunggulan fitur HDR10+ Samsung Galaxy S10. “Kemampuan Samsung Galaxy S10 untuk merekam video HDR10+ sangat memukau saya. Dynamic range yang dihasilkan sangat luas hingga detail dan variasi warna dapat ditampilkan dengan sangat baik maka mempermudah keinginan sutradara dalam menyajikan gambar sesuai makna yang diharapkan,” ungkapnya. 

Lebih jauh ia menjelaskan dengan kemampuan merekam 10 bit, Galaxy S10 dapat menghadirkan kekentalan warna layaknya camcorder professional. Teknologi ini mampu membantu proses editing, terutama saat color grading sehingga hasil akhir video tidak pecah.

Keunggulan lain yang memukau saya adalah fitur Ultra Wide Angle yang dapat memperluas sudut pandang pengambilan gambar. “Super Steady pada kamera adalah fitur lain yang demikian hebat karena memungkinkan perekaman video dengan mulus, menstabilkan perekaman gambar meski objek video bergerak, hingga cuplikan video yang dihasilkan terlihat halus tanpa goncangan berarti. Ini sungguh sebuah lompatan inovasi pada sebuah smartphone yang sangat berguna bagi pemula bahkan profesional sekalipun yang terjun ke pembuatan film dan video,” jelasnya. 

Yandy turut memberikan lima tips untuk merekam video dengan objek bergerak menggunakan Samsung Galaxy S10 bagi pengguna.

Pertama aktifkan stabilizer. Saat menggunakan kamera ultra wide, fitur super steady dapat diaktifkan, sementara untuk kamera wide dan telephoto dapat mengaktifkan fitur Optical Image Stabilization yang juga mampu meredam goyangan pada saat perekaman video.

Kedua, meski telah mengaktifkan stabilizer, usahakan untuk bergerak secara halus. Sebaiknya tidak mengambil perpindahan gambar secara cepat dari satu obyek ke obyek lain. Kenali gambar yang akan diambil untuk menentukan perpindahan gerakan.

Ketiga, hindari menggunakan zoom, terlebih pada objek bergerak karena akan makin banyak menimbulkan noise. Dekati objek untuk mendapat gambar lebih jelas dan jernih. 

Keempat, perhatikan angle pengambilan gambar, menggunakan Samsung Galaxy S10 akan memberikan pilihan sudut angle yang berbeda hingga dapat mengatur secara langsung lensa ultra wide, wide dan tele membuat pengguna lebih leluasa menentukan sudut pengambilan gambar supaya obyek yang bergerak juga dapat menyampaikan cerita yang diharapkan.

Kelima, merekam gambar dengan posisi simetris akan membantu hasil akhir video yang baik. Atur posisi Samsung Galaxy S10 dengan tepat dan coba ambil satu scene yang sama dalam beberapa frame untuk memilih yang terbaik.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)