SWA Berikan Penghargaan Kepada Merek Asli Indonesia di IOB 2018

Majalah SWA dan Business Digest memberikan penghargaan kepada merek-merek asli Indonesia pada Indonesia Original Brand 2018 bertempatkan di Hotel Shangri-La pada 15 Agustus 2018.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan pada survei lebih dari 5.000 konsumen di seluruh Indonesia, yakni dari kota Jabodetabek, Medan, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Semarang. Kota-kota ini merupakan kota representatif dari konsumen yang didapatkan dari best research dan focus group discussion yang dilakukan secara komprehensif.

Survei dari Indonesia Original Brand (IOB) ini merupakan yang ke-10 kalinya diadakan oleh SWA yang secara konsisten diadakan dari tahun ke tahun untuk dapat memperlihatkan score tracking perkembangan dari brand yang dikembangkannya. Program IOB ini dilakukan dalam rangka untuk dapat mendorong merek-merek asli Indonesia agar dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saingnya yang dikarenakan sudah banyak merek asing juga yang turut meramaikan Tanah Air. Tingkat daya saing merek-merek ini juga diukur di cakupan pasar lokal maupun pasar global.

Selama lebih dari 15 tahun, Majalah SWA juga sudah melakukan survei-survei berkaitan dengan brand seperti Indonesia Best Brand Index, Indonesia Customer Satisfaction Index, Word of Mouth Index, Indonesia Best Packaging, dan lain-lain. "Dalam melakukan survei tersebut, kami berharap bisa memberikan feedback kepada para pemilik dan pengelola merek mereka, agar dapat menambah semangat mereka untuk terus melakukan pengembangan dan strategi penguatan merek-merek yang dimiliki," ujar Kemal Effendi Ghani, Chief Editor SWA Media Group.

Secara garis besar, porsi merek-merek asli Indonesia sudah lebih dari 50% dari merek-merek asing. Dengan hal ini, perkembangan bagi bisnis dan perkonomian Indonesia juga akan semakin membaik dan dapat semakin banyak pula brand yang unggul di kategorinya masing-masing, serta handal di tingkat regional dan juga global. Ada beberapa aspek untuk mengukur merek-merek asli Indonesia ini, yaitu dari aspek tingkat kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, tingkat pemberian rekomendasi oleh pelanggan, dan local brand competitive level.

Malam Penghargaan ini juga dihadiri oleh pembicara Hendra Noviyanto, Head of Business Development Cita Rasa Prima Group yang memaparkan perjalanannya dalam membangun sebuah brand. Hendra menuturkan bahwa untuk membangun brand harus dilihat dari mindset konseptornya terlebih dahulu dengan melakukan riset bersama-sama. Brand yang dibangun juga harus bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan harus memiliki profit yang terukur.

Dengan Warung Upnormal, Nasi Goreng Mafia, dan brand lain yang berhasil dibangun bersama timnya, Hendra menegaskan bahwa brand yang dibangun harus memiliki keunikan tersendiri agar bisa terdiversifikasi dari brand yang sudah ada. "Meskipun kita pernah gagal dalam membangun brand, kita tidak pernah berhenti belajar dari kegagalan dan termotivasi untuk terus berinovasi lebih baik lagi agar memiliki daya tarik tersendiri di mata konsumen," ujar Hendra.

Editor : Eva Martha Rahayu

www..swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)