Synnex Investasi Rp181 Miliar Bangun Gudang di Cibitung

Logistics center ini sudah mulai beroperasi pada Desember 2018

PT Synnex Metrodata Indonesia (Synnex) meresmikan pusat logistik atau gudang di atas lahan seluas 20.000 m2 di MM2100 Industrial Estate, Cibitung. Area ini didesain 4 lantai dengan luas bangunan 22.000 m2 dibangun di atas sebagian lahan seluas 5.500 m2.

Pembangunan ini untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis 5 tahun ke depan. Sedangkan kelebihan lahan akan dimanfaatkan oleh perusahaan untuk proyeksi ke depan sesuai dengan perkembangan bisnis. Pembangunan gudang merupakan salah satu strategi perusahaan dalam membangun kompetensi sebagai perusahaan distribusi atas sarana logistik.

Biaya pembangunan gudang ini sebesar Rp120 miliar, di luar dari biaya pembelian tanah sebesar Rp61 miliar. Logistics center ini sudah mulai beroperasi pada bulan Desember 2018.

Sektor logistik merupakan salah satu core business Synnex sebagai distributor. Dengan mempertimbangkan volume perdagangan Synnex yang terus meningkat, manajemen melihat perlunya memiliki logistics center sendiri. Secara jangka panjang tentunya hal ini lebih menguntungkan dari sisi efisiensi biaya maupun nilai propertinya yang terus meningkat. Di luar biaya investasi ini, Synnex dapat menghemat biaya logistik di area Jabodetabek sekitar 35% dibandingkan dengan menyewa kepada pihak lain.

“Dalam bisnis distribusi yang menjadi kompetensi utama adalah sarana logistik dan sistem yang mengatur seluruh proses. Hal tersebut merupakan bagian dari visi kami yang dapat direalisasikan untuk mendukung mitra bisnis dengan pengiriman barang menjadi lebih efisien,” kata Agus Honggo Widodo, Presiden Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia.

Dalam mengelola logistik, Synnex diperkuat dengan solusi Warehouse Management System (WMS) yang dapat diandalkan, canggih, dan mengadopsi sistem komputerisasi terkini dan proses pelayanannya melalui solusi Transport Management System (TMS) guna mendukung proses pengiriman. Mitra bisnis dapat memantau langsung progres order yang mereka lakukan melalui Point of Delivery App yang diperkuat oleh SAP Cloud Platform (SCP), dengan menggunakan fitur-fitur Tracking Position, Fleet information, dan Delivery status.

Layanan 24/7 order tracking solution juga dapat diakses, proses pembelian dan pemesanan dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Dengan menggunakan WMS dan TMS membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dari sisi akurasi dan kecepatan. Akurasi atas jumlah barang yang banyak dan bervariasi dapat mengurangi human error. Sedangkan kecepatan merupakan transformasi dari penggunaan kertas ke sistem.

Synnex memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dibidang TIK, berinovasi, memiliki dan menerapkan sistem yang mutakhir; memiliki jaringan di 12 kota besar dan melayani lebih dari 150 kota di seluruh Indonesia. Portofolionya lebih dari 70 vendor teknologi berkelas dunia serta memiliki 4.000 jaringan distribusi di Indonesia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)