Tahun 2018, BCA Siap Merekrut 1.100 Karyawan Baru

Managing Director BCA, Lianawaty Suwono (tengah)

Tahun 2018, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan merekrut 1.100 orang karyawan baru. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun – tahun sebelumnya sekitar 2.000 karyawan baru yang diterima bekerja tiap tahun di bank swasta milik Grup Djarum itu.

Managing Director BCA, Lianawaty Suwono, mengatakan, saat ini jumlah karyawan BCA total 24.125 orang di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39% karyawan adalah golongan Gen Y. Sisanya dari kalangan Gen X dan Baby Boomers.

Menariknya, kendati dari sisi generasi, karyawan BCA beragam, namun mereka tetap nyaman bekerja. Ini dibuktikan dengan tingkat turn over karyawan yang hanya 2,4%. “Boleh dibilang hampir 80% karyawan BCA itu bekerja sampai masa pensiun,” jelas Lianawaty.

Betahnya karyawan BCA bekerja dikarenakan manajemen mampu membuat karyawan loyal. Mengapa? Daya tarik BCA itu lingkingan kerja yang friendly environment, continous improvement yang tinggi, dan benefit lain,” ujar Hendra Tanumihardja, Executive Vice President Human Capital Management Divison BCA. Dari sisi gaji misalnya, di atas rata-rata industri perbankan.

Apalagi BCA peduli dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Buktinya, untuk program pengembangan SDM dialokasikan anggaran tahun 2018 sebesar Rp550 miliar. Jumlah dana pendidikan itu naik Rp100 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp450 miliar.

Tahun 2016, BCA telah menggelar in class training yang diikuti oleh 63.460 karyawan dalam 2.774 kelas selama 387.775 hari pelatihan.

Kemajuan teknologi diimplementasikan untuk mendukung kegiatan pengembangan SDM di BCA. Kegiatan pelatihan karyawan akan terus ditingkatkan dalam Mobile Learning BCA, Video Learning dan platform pembelajaran digital lainnya yang menggunakan sarana games, video atau Youtube.

Menurut Lianawaty, karena saat ini Generasi Millenial banyak bekerja di BCA, pihaknya juga mengakomodir gaya hidup mereka. Generasi Milenial umumnya pengguna teknologi tinggi, dan cenderung modah bosan, sehingga direspons BCA dengan menerapkan sistem pelatihan yang beragam sesuai kebutuhan dan di mana saja.

Bahkan, BCA juga menerapkan fleksibilitas sistem kerja. Seperti misalnya waktu kerja yang fleksibel untuk waktu masuk kantor, dan ke depannya juga akan dikembangkan sistem fleksibel work place.

Ya, dalam beberapa tahun terakhir, proses regenerasi dan suksesi kepemimpinan menjadi prioritas BCA untuk memastikan kesinambungan organisasi secara solid. BCA pun berkomitmen menjadi perusahaan pilihan (employee of choice) para pencari kerja di Indonesia.

Ke depan, BCA akan terus menyempurnakan program-program pengembangan SDM sejalan dengan perkembangan lingkungan usaha dan kebutuhan perusahaan. Program Employee Value Proposition (EVP) yang mencakup perbaikan berkelanjutan serta lingkungan kerja yang ramah akan terus diterapkan di seluruh jenjang organisasi sebagai faktor pembeda BCA dengan perusahaan-perusahaan lain.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)