Tahun 2020 Tigaraksa akan Fokus Garap Consumer Goods

Sianne Widjadja, Presiden Director PT Tigaraksa Satria Tbk

Berawal dari tahun 1919 sebagai usaha perkebunan karet, kini PT Tigaraksa Satria Tbk. telah menjadi perusahaan perdagangan yang berkomitmen dan berinovasi mengembangkan jasa serta mengirimkan produk prinsipal kepada trade channel secara on-time & in full.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama dengan stake holder, partnership, dan seluruh karyawan PT Tigaraksa Satria Tbk,” ujar Sianne Widjadja, Presiden Direktur PT Tigaraksa Satria Tbk pada perayaan 100 tahun usia PT Tigaraksa Satria di The Opus Grand Ballroom, Jakarta Selatan (06/02/2020).

Sianne menekankan pada lima poin yang membuat Tigaraksa Satria berjalan sinergis. Pertama, mengenal kebutuhan customer dan memenuhi ekspektasi mereka. Kedua, membina hubungan jangka panjang dengan customer baik toko maupun prinsipal agar bisnis mereka meningkat. Ketiga, memastikan kelancaran pengelolaan supply chain dengan 3T, sehingga konsumen mudah mencari produk. Keempat, perbaikan/inovasi proses kerja. Terakhir, pemanfaatan knowledge dan informasi secara maksimal dengan memanfaatkan IT seperti big data analytics yang dapat diolah menjadi business insights.

Fokus Tigaraksa Satria adalah penjualan dan distribusi consumer goods. Pada tahun 2000 perseoan membeli saham mayoritas 55% PT Blue Gas Indonesia. Saham tersebut sebelumnya merupakan perusahaan joint venture antara Application Des Gaz (ADG), Perancis dengan Tigaraksa (Holding). Distribusi ini juga semakin meluas pada tahun 2005 dengan hadirnya perluasan jasa manufacturing di Sleman, Yogyakarta.

“Tugas utama kami menciptakan value bagi para principal sebagai customer untuk jasa sales dan distribusi. Kami akan selalu berupaya untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan mereka agar kami dapat memenuhinya sesuai atau bahkan melebihi ekspektasi mereka. Kalau kami bisa memenuhi kebutuhan mereka, otomatis para stakeholder lainnya akan terpenuhi,” jelasnya.

Kinerja perseroan yang sinergis PT Tigaraksa Satria Tbk tercapai karena baik dari sisi penjualan (top-line) ataupun laba (bottom-line). Selalu menunjukkan kinerja yang bagus dan adanya trend kenaikan dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti dengan meningkatnya pendapatan, terutama pendapatan bersih pada akhir tahun 2019 yang mencapai Rp13,3 triliun.

Pada perayaannya yang mencapai satu abad ini, Sianne juga menyampaikan tema kerja Tigaraksa Satria tahun 2020, yakni “Turning Challenges Into Opportunities”. Ia berharap agar ke depannya, rintangan apapun yang dihadapi, dapat mereka ubah menjadi kesempatan emas.

“Targetnya di tahun 2020 tetaplah fokus pada consumer goods dan sekarang segmen smart family,” tambahnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.comid

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)