Taiwan Gencarkan Promosi Mesin dan Teknologi Kemasan Berkualitas

Salah satu peserta pameran, Ri Way Enterprise Co. Ltd. yang mengembangkan dan memproduksi mesin untuk kosmetik dan produk perawatan kulit. (Foto: Vina Anggita)

Selain kualitas produk, kini kemasan menjadi elemen penting dalam menguatkan proses bisnis. Berbagai industri seperti makanan, minuman, hingga kosmetik berlomba-lomba memberikan kesan menarik pada penampilan kemasan produknya. Karena kemasan yang baik akan membuat sebuah brand naik kelas dan mampu meningkatkan penjualan. Bahkan jika desainnya unik dan menggunakan bahan material yang bagus konsumen enggan membuangnya.

Di Indonesia, isu kemasan produk masih menjadi tantangan khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab banyak produk UMKM lokal yang memiliki kualitas baik dan bisa diterima oleh pasar, tetapi tidak memiliki kemasan produk yang menarik sehingga tidak dapat bersaing secara jangka panjang.

"Indonesia sangat kaya akan bahan baku, misalnya biji kopi, biji coklat, rumput laut, makanan laut, tetapi kebanyakan mereka langsung mengekspornya mentah-mentah. Padahal bahan baku tersebut bisa kita olah dulu menggunakan teknologi dan mesin sehingga akan menambah nilai dari produk itu sendiri. Misalnya, rumput laut bisa diolah menjadi kerupuk rumput laut atau kosmetik sehingga pelaku usaha juga akan lebih untung," ujar Tony Lin, Direktur Taiwan Trade Center Jakarta saat ditemui pada acara Taipei Pack & Foodtech Taipei di Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Untuk memperkenalkan mesin dan teknologi kemasan pada pelaku usaha khususnya UMKM, Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) menyelenggarakan Taipei International Packaging Industry Show (Taipei Pack) dan Taipei International Food Processing Machinery Show (Foodtech Taipei) pada 14-17 Oktober 2021 di Mall Kelapa Gading, Jakarta.

Acara yang disponsori oleh Bureau of Foreign Trade (BOFT) Ministry of Economics Affairs (MOEA) Taiwan ini menghadirkan mesin otomatisasi berkualitas tinggi, serta mesin kemasan terbaru yang menggabungkan ide ramah lingkungan, desain, inovasi dan teknologi dari Taiwan.

Lewat gelaran ini, Tony mengatakan, pihaknya berupaya membangun rantai pasokan hulu hingga hilir melalui teknologi digital terbaru dan menggabungkan otomatisasi serta kecerdasan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia. "Selain itu, perusahaan industri Taiwan menyediakan layanan pengemasan terintegrasi dan rendah polusi sesuai kebutuhan konsumen," kata dia.

Peserta pameran yang berpartisipasi dalam acara ini di antaranya, Chung Shen Food Machinery Co., Ltd. adalah pabrik mesin pengolahan makanan dari Taiwan yang telah berpengalaman selama 50 tahun secara global, dengan spesiality Cooking Mixer yang bisa dipakai untuk skala kecil, menengah maupun besar; Ruei Hann Machinery Co., Ltd. adalah perusahaan yang telah berpengalaman selama 30 tahun dalam sistem pengemasan kertas. Produk mesin mereka diklaim user friendly dan terdapat mesin yang cocok untuk produksi berskala kecil.

Kemudian Allen Plastic Industries Co., Ltd. merupakan ahli dalam bidang pengemasan shrink-solusi total untuk shrink sleeve label. Salah satu produk mesin mereka yaitu AHL-1000 Automatic Horizontal Shrink Sleeve Machine mendapatkan penghargaan bergengsi Taiwan Excellence 2021; Gold Great Good Machinery Co., Ltd. merupakan supplier mesin label performa tinggi. Brand internasional seperti Fanta, Coca Cola, Pepsi, Sprite merupakan salah satu klien yang menggunakan produk mesin ini.

Lalu Seng Din Industrial Co., Ltd. merupakan supplier untuk mesin pengolahan makanan ringan seperti Grain puff machine, 5-Layer Dryer untuk noodle atau cereal bar, Press forming machine untuk snack dan masih banyak lagi; Ri Way Enterprise Co. Ltd. adalah salah satu pabrik mesin kosmetik terkenal dari Taiwan. Mesin-mesin seperti untuk filling lotion, toner, bedak padat, lipstick, eye liner pencil merupakan mesin terkenal yang ditawarkan oleh Ri Way; serta Win Shine Machinery Co., Ltd. yang berkomitmen mengembangkan dan memproduksi peralatan pembentuk wadah makanan yang ramah lingkungan.

Pameran selama empat hari ini ditargetkan menarik minat lebih dari 10.000 pelaku bisnis dan pengunjung pusat perbelanjaan. "Acara kali ini bukan untuk penjualan, tetapi lebih untuk perkenalan di Taiwan ada mesin apa saja agar masyarakat Indonesia tahu dan jika mereka tertarik bisa konsultasi dengan kami. Misalnya mereka mau buat produk apa dengan budget berapa, kami bisa beri saran memakai teknologi dan mesin yang mana. Kami mengharapkan ada diskusi seperti itu," kata Tony.

Sementara itu, pameran fisik untuk penjualan akan digelar di Taipei Nangang Exhibition Hall 2 pada 22-25 Desember 2021. Pameran juga akan digelar secara online selama satu bulan. Dengan pola hybrid ini diharapkan dapat menarik pembeli di dalam dan luar negeri untuk mengunjungi pameran dan melakukan transaksi pembelian.

"Sebenarnya setiap tahun dari Indonesia pergi ke Taipei untuk mengunjungi Taipei Pack dan Foodtech Taipei, tetapi karena pandemi mereka tidak bisa pergi. Itu sebabnya kami yang membawa produk ke Indonesia. Kami berharap tahun depan dapat mengundang lebih banyak orang pergi ke Taiwan untuk mengunjungi pertunjukan kami," tutur Tony.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)