Tanamera Coffee Akan Majukan Kopi Arabica Indonesia

Dini Criddle Direktur yang juga pendiri Tanamera Coffee (paling kanan),

Di tengah ramainya merek coffee shop dari luar, Tanamera Coffee bertumbuh menjadi coffee shop yang mengusung visi memajukan Kopi Arabica dan petani kopi Indonesia.

Bertepatan dengan HUT yang ke-5, Tanamera Coffee bahkan mencanangkan akan melebarkan sayapnya ke Malaysia dan Singapura serta menambah 9 gerai baru di Indonesia.

Menurut Dini Criddle, Direktur dan Pendiri Tanamera Coffee, sejak didirikan, kedai kopi ini mengusung dua tujuan yaitu mempromosikan dan mendukung kopi Arabica Indonesia dengan passion. Pertama, gerainya dibuka di Thamrin City Office Park pada 2013, kini sudah ada 11 gerai di lima kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bali, Makasar, Yogja, dan Surabaya. Selain itu, akan ada 9 tambahan gerai baru, selain ke tiga kota lain yaitu Palembang, Medan, dan Semarang, juga akan menambah gerai di Jakarta dan Surabaya.

“Tahun ini kami akan membuka gerai pertama di luar negeri
yaitu Singapura dan Malaysia,” tambah John Lee Head Master Roaster Tanamera Coffee.
Ia turun sendiri keliling Indonesia, mencari green bean berkualitas, menemui petani-petani kopi yang menjalin
kerja sama dengan Tanamera Coffee, melakukan edukasi agar mereka bisa menghasilkan
kopi berkualitas.

Baginya, pengawasan dari hulu ke hilir menjadi hal wajib agar biji kopi yang dihasilkan memang benar-benar terbaik. Pihaknya mencari potensi biji kopi terbaik di seluruh Indonesia, ke berbagai daerah. Menurut pria Korea yang fasih berbahasa Indonesia ini, penting memotivasi petani langsung, kami mengapresiasi para petani yang ingin menjaga dan mau belajar proses memproduksi kopi secara benar untuk menghasilkan kualitas yang bagus, bukan sekadar kuantitas. Salah satu lokasi petani kopi binaan Tanamera Coffee adalah Desa Manikliyu, Kintamani Bali.

“Negara ini memiliki kekayaan luar biasa, ada banyak
perbedaan tanah dari Sabang sampai Merauke, yang membuat kopi kita berkarakter
dibanding negara lain. Tanamera Coffee ingin terus memperkenalkan specialty kopi nusantara Indonesia yang
unik ke pasar Internasional,” jelas Dini.

Tidak heran, meski baru lima tahun usianya, penghargaan internasional sebanyak 44 penghargaan sejak 2015 dari Internasional Coffee Award diraih Tanamera Coffee. Bahkan pada 2015 dan 2016, Tanamera Coffee berhasil menjadi Champion Internasional Roaster dalam Melbourne Internasional Coffee Expo. Tanamera menjadi kedai kopi di Indonesia yang paling banyak meraih penghargaan internasional.

Dini menegaskan, berbagai ajang dan penghargaan yang diterima merupakan buah keyakinan Tanamera Coffee, selalu percaya Indonesia memiliki kopi istimewa. “Penghargaan dunia yang kami raih, menunjukkan bahwa kopi kita mendapat recognation oleh para pecinta kopi dunia,” katanya.

Sebagai upaya meningkatkan kesuksesan bisnis ini, pihaknya membuka roaster kedua yang akan dibangun di Scientia Square Park Summarecon Serpong. Fasilitas ini jauh lebih besar dari roaster sebelumnya, dan menggunakan merek baru 60 kg Giesen Coffee Roaster dan 1 kg sample roaster. Menurut Dini, Giesen Roaster memang dikenal sebagai yang terbaik menyediakan produk specialty coffee, dengan demikian Tanamera juga ditunjuk sebagai agen penjualan Giesen di Indonesia.

“Mengapa kami melakukan ini? Karena kami berencana mengembangkan Tanamera Coffee lebih dari 100 gerai, serta secara bersamaan langkah ini juga mendorong peningkatan kebutuhan akan kualitas biji kopi juga menyuguhkan fresh roasted coffee bagi para penggemar kopi di seluruh Indonesia,” katanya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)