Tanggap Gempa Bumi dan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali

Panitia Nasional telah menerima informasi mengenai terjadinya gempa bumi berkekuatan 6.3 magnitudo dan berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang mengguncang Bali tersebut terjadi pada pukul 2:44 WITA, Kamis (11/10) dini hari, berpusat di 61 km timur laut Situbondo, Jawa Timur, dan berjarak 161 km dari Bali. Pejabat berwenang telah memastikan bahwa gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami.

Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut dan pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 berlangsung normal. Ketua Harian Panitia Nasional AM IMF-WBG 2018 Susiwijono Moegiarso di Indonesia Communication Center (ICOM), mengatakan, “Acara akan tetap berlangsung sesuai rencana. Namun, harus tetap ada langkah-langkah antisipatif terjadinya bencana, seperti kapal laut, rumah sakit, helikopter dan alat berat."

“Sampai saat ini, sejumlah 36.058 orang telah terdaftar menghadiri Bali 2018 AM IMF-WBG,” ujar Susi, seraya menambahkan 14.589 orang berasal dari Sekretariat Tim Pertemuan, 21.469 dari Panitia Nasional dan 10 tamu VVIP Kepala Negara ASEAN. Untuk saat ini, tidak ada yang perlu disiapkan. Kita akan terus menerus memantau dan memberikan informasi terkini bila diperlukan.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, Indonesia memperoleh banyak keuntungan, mulai dari transfer pengetahuan, investasi dan perdagangan, pariwisata dan menampilkan kepemimpinan Indonesia ke forum global; hingga pendapatan devisa dan manfaat ekonomi jangka pendek sekitar Rp5,9 triliun selama berlangsungnya acara yang dihadiri sekitar 34.000 orang. Perolehan ini sebagian besar berasal dari sektor swasta seperti transportasi, akomodasi, makanan dan minuman, belanja dan hiburan, termasuk wisata alam dan budaya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)