Target Darwin Widjaja Pimpin Anak Perusahaan QAD di Indonesia

QAD Inc., perusahaan penyedia perangkat lunak (software) dan cloud asal Santa Barbara, Amerika Serikat, mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia melalui anak perusahaan baru, PT QAD Asia Indonesia. Untuk memperlancar perluasan bisnisnya, QAD mengakuisisi aset bisnis PT IRIS Sistem Inforindo (IRIS) yang telah menjadi mitra distributor selama 25 tahun. Akuisisi ini telah rampung pada 31 Agustus 2018.

Darwin Widjaja, Direktur Pengelola PT QAD Asia Indonesia yang sebelumnya sebagai Direktur IRIS, mengatakan, keputusan investasi QAD di Indonesia karena Indonesia memiliki pasar yang masih besar serta ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang masih sangat terbuka untuk dikembangkan.

“QAD selalu melihat opportunity di Indonesia masih bagus. Indonesia merupakan 50% populasi masyarakat ASEAN, negara dengan SDM cukup besar dan orang Indonesia mudah untuk diajak kerja sama dan fleksibel, tidak kalah dengna SDM negara ASEAN lainnya. Jadi QAD melihat Indonesia dari sisi market opportunities dan resources opportunities,”ujar Darwin.

Oleh karena itu,  Darwin menetapkan sejumlah prioritas awal yang akan dilaksanakannya adalah meningkatkan kemampuan resources agar bisa bertarung di kancah global, selain itu ia juga percaya diri bisa meningkatkan sales sebesar 50% - 100%. “Dengan bergabung bersama QAD, kami yakin untuk menargetkan peningkatan sales sampai 50% bahkan 100%. Prioritas di langkah awal fokus di area resource. Saya ingin meningkatkan kemampuan para konsultan Indonesia menjadi lebih global, sehingga mereka bisa bekerja di mana saja,” ungkapnya.

Peleburan IRIS dengan QAD tidak lantas menjadikan intervensi total oleh QAD terhadap manajemen yang bisa menimbulkan pergesekan budaya. “Saya menegaskan jajaran direksi tetap orang Indonesia dan menunjukkan output yang bagus. Tantangannya hanya dalam melengkapi prosedur saja,” tuturnya. QAD berfokus pada penjualan software. Darwin menjelaskan harga infrastrukturnya berkisar Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar. Mengenai nilai akusisi Darwin tidak bisa menyebutkan angka pasti namun ia mengatakan mencapai beberapa juta dolar AS.

“Penyediaan jasa ini biasanya ada dua yakni software dan data center. Kami fokus di penyediaan software, karena data center kami bisa menggunakan provider dari siapapun,” ujarnya seraya menambahkan bahwa klien IRIS sudah mencapai 80 perusahaan besar sejak tahun 1991.

Sementara itu, Stephen Fowler, Managing Director for QAD South Asia, mengatakan bahwa keputusan untuk berinvestasi di Indonesia melalui PT QAD Asia Indonesia bukanlah keputusan yang mendadak. Pihak QAD sudah merencanakan selama beberapa tahun serta telah melakukan riset yang cukup mendalam. “Kami berharap dapat melayani pelanggan yang sudah ada dan pelanggan baru di Indonesia dengan PT QAD Asia Indonesia dan memperluas pangsa kami di sektor otomotif dan sektor manufaktur lainnya di negara ini. Saya percaya solusi cloud kami, dengan fokus yang tinggi dan kemampuan globalnya akan dapat diterima dengan baik di pasaran,” kata Stephen.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)