Target Penjualan 2.000 Unit Advan G 1 Pro di Lazada Optimitis Tercapai

Advan Mobile menargetkan smartphone Advan G 1 Pro sebanyak 2.000 unit ludes di pasaran selama penjualan eksklusif di Lazada. Masa promo itu berlangsung dari 25 Juli sampai 5 Agustus 2017 dengan harga istimewa Rp1.799.000. “Dari target 2.000 unit itu, dalam seminggu sudah terjual 1.000 unit atau 50%,” ujar Ellen Angerani, GM Dept Sales Advan Mobile dengan nada bangga.

Menurut Ellen, meski kontribusi penjualan jalur distribusi online masih kecil, yaitu 5% tapi pihaknya akan serius menggarap ceruk pasar ini. Sebab, tren pasar atau jalur marketing produk smartphone mengarah pada sistem e-commerce. Selama ini memang penjualan produk-produk Advan masih didominasi jalur distribusi konvensional, yaitu melalui jaringan toko atau outlet ponsel yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Namun, belakangan pertumbuhan generasi millenial sangat pesat. Dan segmen pasar ini dalam bidikan Advan Mobile.

Selaian seri Advan G 1 Pro, sebelumnya Advan juga merilis produk smartphone Advan G 1. Apakah itu berarti ke depan Advan tidak lagi memproduksi handphone yang harganya di bawah Rp 1 juta?

“Kami akan terus mengembangkan pasar dengan produk-produ smartphone Advan. Tapi, itu bukan berarti produk yang harganya di bawah Rp 1 juta dihentikan. Produk feature phone akan tetap diproduksi Advan, tapi jumlahnya tidak sedikit. Tahun 2017 ini kami akan merilis satu produk Advan yang harganya di bawah Rp 1 juta. Sebab, segmen pasar ini juga ada. Yang jelas, Advan bermain di semua kategori produk,” Ellen menguraikan lebih detail penjelasannya.

Ellen Angerani, GM Dept Sales Advan Mobile (baju merah)

Ellen berujar, smartphone bagai teman dekat yang memiliki banyak cerita, rahasia dan data pribadi yang harus dijaga. Berdasarkan riset tentang kebutuhan security inilah yang membuat R&D Advan yang bertempat di Shenzhen, China pengembangkan feature Advan Secure yang memberikan keamanan dalam hal bertransaksi online shopping, internet banking dan data dimana hal ini menjadi bagian dengan berkembangnya industri online.

“Fitur Advan Secure menjadi daya tarik tersendiri untuk G1 pro yang masih memiliki keunggulan lain yaitu dari segi kamera dan audio. G1 pro mengusung tema creative photography dengan menggunakan artist rising star yaitu GAC menjadi product ambassador,” ungkapnya.

Sementara itu, Duri Granziol, Co-CEO Lazada Indonesia, mengatakan, pihaknya antusias dapat terlibat dalam peluncuran G1 Pro dari Advan yang mengedepankan keamanan dan privasi para penggunanya dengan harga terjangkau. “Kami optimistis dengan kualitas Audio dan layer resolusi HD G1 Pro akan mendapatkan tempat di kalangan para pengguna smartphone Indonesia, khususnya para anak muda yang kreatif, aktif dan sangat mobile dalam kesehariannya,” kata Duri. Lazada sebagai pelaku ecommerce terbesar di Indonesia, lanjut Duri, berkolaborasi dengan Advan menghadir G1 pro secara eksklusif hanya di Lazada.co.id dengan berbagai penawaran dan promo yang menarik bagi para penggemar smartphone, termasuk cicilan 0% dari semua bank, dan berbagai diskon juga penawaran menarik lainnya.

“Dengan berbagai promo dan penawaran menarik serta layanan Cash On Delivery, juga gratis onkir ke seluruh Indonesia, kami percaya G1 Pro akan menjadi salah satu smartphone terlaris di kelasnya.” tambah Duri. Selain itu, Lazada menghadirkan berbagai fitur untuk membantu konsumen seperti ulasan produk & informasi lengkap untuk setiap produk agar pengalaman berbelanja konsumen menjadi lebih menyenangkan.

Feature Advan secure lainnya adalah Xlocker yang memiliki dua fitur utama. Pertama, untuk scan konten atau aplikasi berbahaya, mengecek key permission, tingkat keamanan password, keamanan aplikasi dan ponsel. Fitur kedua adalah App Lock untuk mengunci aplikasi tertentu yang hanya bisa diakses dengan scan wajah.

Fitur berikutnya yang menjadi andalan G1 pro adalah Privacy System. Fungsi dari sistem privasi ini adalah untuk lebih menjaga data-data pribadi pengguna, dengan tambahan fitur sembunyikan aplikasi, foto, video, dokumen dari menu panggilan. Ada dua metode untuk mengakses ruang privasi, yaitu Plat Tombol dan Ikon Desktop.

“Pada ruang privasi ini, pengguna bisa menyimpan file dokumen, rekaman pembicaraan telepon, gambar, video, aplikasi tertentu, kontak, dan SMS pribadi. Sehingga tidak ada satupun yang mengetahuinya kecuali Anda. Bahkan, untuk berjaga-jaga, Anda bisa menciptakan ruang privasi palsu,” ungkap Ellen.

Sementara itu Andy Gusena, Brand Director Advan Mobile, menjelaskan, saat ini, pihaknya sedang serius menggarap jalur distribusi online dan mengembangkan strategi marketing untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan. Belanja online menurutnya sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar. Dalam memilih model bisnis, penting sekali untuk terus menganalisa tren terbaru. Tren yang sedang tumbuh adalah belanja online. Salah satu kelebihan toko online ini adalah memiliki kemampuan untuk buka 24 jam, menjangkau pelanggan dari lokasi mana saja yang terpenting mereka memiliki akses internet. “Ke depannya, kami ingin menjadi jawara penjualan di online. Kami yakin produk kami bisa bersaing dengan produk lainnya,” ungkap Andy.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI kuartal I-2017 sebesar 5,01%. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama ini ditopang oleh beberapa sektor. Salah satunya adalah informasi dan komunikasi yang tumbuh 9,01%. Hal itu, didorong dari banyaknya pengguna internet, contohnya transaksi online, sehingga sektor informasi dan komunikasi tumbuh. Bahkan pada tahun 2020, pasar e-commerce Indonesia diprediksi akan memiliki nilai sebesar US$ 130 miliar dengan pertumbuhan per tahun sebesar 50 %.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)