TBSI Sesi 3 Berhadiah Rp1,1 Miliar

Rangkaian perjalanan The Big Start Indonesia (TBSI) Season 3 berakhir di Jakarta. Sebelumnya roadshow digelar di Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Surabaya (7 - 9 September 2018).

“Jakarta sebagai ibukota dengan potensi UMKM lebih matang dibandingkan kota-kota lainnya, dan persaingan lebih ketat. Roadshow ini mengajak para pengusaha kreatif muda lokal terus mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi," ujar Lani Rahayu, Senior Marketing Communication & PR Manager Blibli.com

TBSI sesi 3 berhadiah Rp1,1 miliar. Dengan tema semangat “Buktikan pada Mereka”, TBSI sesi 3 diharapkan dapat menjawab tantangan terbesar para pengusaha muda Indonesia untuk mengembangkan bisnis ke skala lebih besar dengan pangsa pasar lebih luas.

Lani mengungkapkan, tahun ini, TBSI Sesi 3 akan menjadi perhelatan lebih besar dengan diadakannya roadshow lima kota, dan Jakarta menjadi kota ke-5 sekaligus penutup dalam rangkaian ini.

Jakarta sebagai ibukota dengan potensi UMKM lebih matang dibandingkan kota-kota lainnya, dan tentunya menghadirkan persaingan lebih ketat. Gelaran di Jakarta menutup rangkaian roadshow TBS Indonesia Season 3 di lima kota yang mengajak para pengusaha kreatif muda lokal terus mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi," ujarnya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, menargetkan UMKM baru akan tumbuh sekitar 5 persen di 2019, lebih naik dari 1,56 persen di 2014 dan 3,1 persen dari jumlah penduduk pada akhir 2016.

Menurut riset Mckinsey Institute, tercatat sebanyak 59,9 juta jumlah UMKM di Indonesia dan telah berkontribusi hingga 56 persen dari total perekonomian negara. Meski demikian, baru 3,97 persen dari jumlah keseluruhan yang telah membuka usaha di e-commerce, sehingga masih banyak pelaku usaha yang belum memperluas kesempatan mereka di ranah digital.

Ineu Mardiani, Pendiri Indhe Bags & Juara ke-4 TBSI Sesi mengungkapkan bahwa sebagai pengusaha kreatif muda di Jakarta, pebisnis harus terus mengembangkan usaha supaya tidak hanya eksis secara nasional, tapi juga dapat diterima pasar internasional.

"Bagi saya, yang paling penting adalah dua hal. Pertama segmen pasar yang jelas, dan kedua adalah keunikan produk. Mengikuti TBS sesi 2 lalu, saya belajar banyak mengenai hal baru, termasuk branding, marketing, memperluas wawasan dan mengembangkan keterampilan serta kemampuan berbisnis, terutama cara untuk menuangkan cerita dan identitas bangsa kita yang unik dalam produk saya," ceritanya.

Senada dengan Nicholas Yudha, Pendiri Monstore sekaligus Merchant Blibli.com, menjelaskan, dengan persaingan UMKM yang semakin ketat terutama di Jakarta yang semuanya serba cepat berubah, sangat penting bagi para pengusaha kreatif muda untuk terus berpikir dan menantang diri sendiri, terutama keunikan dan cerita produk yang ingin diangkat.

Sukses menggandeng lebih dari 20.000 peserta di tahun lalu, TBS sesi 3 diharapkan dapat merangkul lebih banyak pengusaha muda, kemudian dikurasi menjadi 20 finalis. Peserta yang lolos akan lanjut ke tahap karantina, mereka dibekali ilmu pemasaran e-commerce, pemanfaatan media sosial, pengelolaan keuangan, pajak, serta hukum hingga perlindungan HAKI dan pada akhirnya akan terpilih 4 finalis untuk maju ke grand final.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)