Technogym Padukan Teknologi Kebugaran dan Desain | SWA.co.id

Technogym Padukan Teknologi Kebugaran dan Desain

Technogym
Tidak hanya memproduksi alat-alat olahraga, Technogym menawarkan solusi digital untuk kebutuhan wellness pengguna. (Vina/SWA)

Pameran arsitektur tahunan, Arch:id digelar di ICE BSD Tangerang pada 16-19 Maret 2023. Menariknya, dalam gelaran ini ada satu booth yang paling menonjol dan unik. Pasalnya, tidak seperti kebanyakan peserta pameran lain yang menampilkan karya dari industri arsitektur dan konstruksi, booth dengan layout berbentuk mahkota dari ranting pohon jati ini justru menampilkan berbagai produk olahraga.

Ya, booth tersebut tidak lain adalah milik Technogym. Didirikan pada tahun 1983, Technogym menyediakan ekosistem lengkap terkait kebugaran, mulai dari peralatan olahraga pintar, layanan digital, hingga konten pelatihan.

Produk-produk Technogym yang dipajang di pameran adalah beberapa peralatan fitnes seperti Run Personal, Kinesis Personal dan Cross Personal – bagian dari Personal Line, yang merupakan peralatan fitnes rumahan hasil kolaborasi Technogym dan desainer Antonio Citterio.

"Lewat ajang ini, kami ingin meningkatkan awareness mengenai kesehatan dan kebugaran lewat desain yang kami develop. Kami juga melihat ada peluang besar untuk menjadi market leader, karena Technogym mengedepankan teknologi dan desain," ujar Ardi Setiadharma, CEO Technogym Indonesia dalam konferensi pers (16/03/2023).

Lebih jauh Ardi menjelaskan bahwa peluang bisnis di bidang indoor exercise atau olahraga dalam ruang cukup menjanjikan, terutama saat ini ketika semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya kesehatan dan kebugaran fisik.

Karenanya, Technogym hadir di Indonesia dengan visi untuk menghadirkan solusi kebugaran dan kesehatan yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada pelanggan. Salah satunya lewat Technogym Live, merupakan digital user interface yang terintegrasi dengan alat-alat fitness Technogym.

Teknologi tersebut memungkinkan pengguna untuk mengakses program latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu mereka. Teknologi ini juga dapat merekam dan menganalisis data latihan pengguna secara real-time, serta memberikan rekomendasi latihan berdasarkan data tersebut.

Selain itu, pengguna dapat terhubung dengan instruktur dan komunitas kebugaran lainnya dari seluruh dunia. Bahkan pengguna dapat mengikuti kelas-kelas kebugaran virtual dengan instruktur terkemuka, serta berkompetisi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia melalui leaderboard.

Agar pengguna tidak bosan selama berolahraga, teknologi ini dilengkapi dengan berbagai konten hiburan yang bisa dipersonalisasi. Mulai dari serial Netflix, Spotify, YouTube, hingga menjelajahi situs web atau aplikasi online lainnya.

"Tidak hanya memproduksi alat-alat olahraga, kami juga menawarkan solusi digital untuk kebutuhan wellness pengguna," tambah Samuel Chin, Managing Director Technogym Indonesia.

Ke depan, perusahaan berencana untuk terus fokus mengembangkan teknologi terbaru dan solusi kebugaran inovatif sehingga dapat membantu pengguna mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran mereka. "Kami sedang mengembangkan produk kombinasi antara software dan hardware. Menurut saya produk ini sangat breakthrough, karena belum pernah ada di Indonesia dan ini semuanya terkoneksi dengan aplikasi Technogym. Semoga bisa kami luncurkan sekitar 6 bulan lagi," tutur Ardi.

Hadir di Indonesia sejak dua tahun lalu, produsen peralatan fitness yang berbasis di Italia ini telah memasok ke berbagai segmen, seperti hotel, apartemen, rumah sakit, klinik fisioterapi, perusahaan, pusat kebugaran, hingga residensial.

Ardi mengungkapkan, pihaknya ke depan akan berfokus pada segmen residensial. Selama ini, komposisi pendapatan perusahaan sangat bergantung pada segmen komersial. Ia pun menargetkan kontribusi penjualan segmen residensial akan tumbuh menjadi 40-50% dari saat ini sebesar 20%.

"Sesuai dengan misi kami yaitu Let's Move for a Better World, tujuan kami adalah membawa produk Technogym ke rumah-rumah, baik produk entry level maupun premium," harap Ardi.

Dengan lebih dari 2.500 karyawan, Technogym telah hadir di lebih dari 100 negara. Lebih dari 85.000 pusat kesehatan dan 400.000 rumah pribadi di dunia dilengkapi dengan Technogym.

Technogym juga telah ditunjuk sebagai pemasok resmi ajang olahraga terbesar di dunia untuk kesembilan kalinya, dari Olimpiade Sydney 2000, Athena 2004, Turin 2006, Beijing 2008, London 2012, Rio 2016, dan Pyeongchang 2018, Tokyo 2020, dan yang akan datang Olimpiade Paris 2024.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)