Accor Luncurkan Situs Resmi Berbahasa Indonesia

Para wisatawan, terutama yang berasal dari Indonesia, saat ini tidak perlu bersusah payah untuk mencari informasi mengenai dunia wisata dan perjalanan di dunia maya. Accor, salah satu operator hotel di Indonesia, hari ini meluncurkan situs resmi berbahasa Indonesia milik mereka. Situs ini sendiri dapat diakses melalui alamat www.accorhotels.com.

Pada acara yang diadakan di Pullman Hotel Central Park Jakarta dan turut dihadiri oleh Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini, Accor meluncurkan situs yang sebelumnya sudah mereka miliki, namun kali ini secara khusus menyajikan pelayanan berbahasa Indonesia bagi para wisatawan yang membutuhkan.

Dalam pelayanan situs ini, para wisatawan dapat mencari informasi seputar dunia wisata di Indonesia. Selain itu, di sini wisatawan juga dapat memanfaatkan pelayanan pesan kamar hotel secara online, tentunya dengan pelayanan berbahasa Indonesia.

Gerrard Guillouet, Senior Vice President Accor untuk Malaysia, Indonesia, Singapura, mengatakan, bahwa sebagai operator hotel internasional yang terbesar di Indonesia, ditambah juga dengan kondisi yang menyatakan betapa besarnya penggunaan internet di Indonesia, Accor merasa wajib untuk mengembangkan website yang sudah dimiliki khusus bagi pasar Indonesia.

Namun, dirinya juga menambahkan, bahwa dengan hadirnya situs ini, bukan semata-mata para wisatawan nusantara saja yang akan merasakan pelayanan dari accorhotels.com ini. Para wisatawan internasional pun dapat merasakan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh situs ini.

“Selain manfaat pemesanan pemesanan kamar seara online, juga ada versi accorhotels.com yang dilengkapi dengan panduan tentang Indonesia yang memperlihatkan destinasi-destinasi menarik di Kepulauan Indonesia, sehingga akan membantu para wisatawan asing untuk memahami beragam desitnasi dan apa saja yang dapat mereka nikmati di Indonesia,” ujar Gerrard.

Besarnya pengguna internet di Indonesia, juga menjadi alasan lain bagi Accor untuk mengembangkan pelayanan yang mereka miliki, termasuk situs resmi mereka ini. Jean-Luc Chretien, Executive Vice President, Sales Distribution & Loyalty, Accor, mengatakan bahwa besarnya jumlah pengguna internet di Indonesia menjadi sebuah peluang pasar digital yang cukup menjanjikan di kawasan Asia Pasifik.
“Dengan lebih dari 100 juta pengguna dan penetrasi internet yang diperkirakan mencapai 37% pada tahun 2015, Indonesia merupakan pasar digital yang sangat menjanjikan di kawasan Asia Pasifik. Dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet dan media digital yang pesat, memiliki situs portal dengan fasilitas yang menyeluruh dengan bahasa setempat, tentu akan memudahkan para tamu untuk merencanakan perjalanan bisnis atau liburan mereka,” tandas Jean-Luc.

Peluncuran situs berbahasa Indonesia ini juga merupakan bagian dari strategi Accor untuk mengembangkan eksistensinya di jaringan internet, telepon selular dan media digital di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Hal ini juga disebut-sebut sebagai bentuk komitmen Accor terhadap dunia pariwisata Indonesia.

Peluncuran portal accorhotels.com dalam Bahasa Indonesia ini juga menjadi bagian dari implementasi Nota Kesepahaman antara Accor Indonesia dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia --- dimana kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama mempromosikan wisata Indonesia.

Hingga hari ini, situs Accor sendiri sudah memilki 13 bahasa, termasuk bahasa Indonesia, yang beroperasi di 30 negara dengan total pengunjung hingga saat ini mencapai angka 200 juta. Accorhotels.com dapat menarik rata-rata hampir 8 juta pengunjung per bulan dari seluruh dunia pada tahun 2011, meningkat 21% lebih tinggi dibanding tahun 2010. Dengan hadirnya situs berbahasa Indonesia ini, Accor sendiri menargetkan 10 juta pengunjung akan mengakses situs yang mereka miliki.

Ketika ditanyakan mengenai besaran investasi yang ditanamkan untuk mengembangkan situs Accor ini, Gerrard hanya menyebutkan bahwa investasi yang ditanamkan ini sudah meliputi segala investasi yang dilakukan scara global. Karena, dirinya menambahkan bahwa pengembangan situs ini tidak dikembangkan secara khusus di Indonesia, namun diintegrasikan dengan pengembangan situs secara terpusat di Eropa. Hanya, untuk tim pemasaran berada di Indonesia. “Jumlah investasinya yang pasti berjumlah jutaan dolar, karena digabung dengan pengembangan situs ini secara global, termasuk untuk membangun infrastrukturnya,” jelas Gerrard ketika ditemui di akhir acara peluncuran situs ini. (Radito Wicaksono/EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)