Adins Rilis Confins One dan Adi Mobile Versi 2 untuk Perluas Pasar

Persaingan bisnis kian hari semakin ketat. Karena itu agar bisa bertahan dalam kondisi ekonomi dan bisnis yang semakin menantang, maka perusahaan harus terus menciptakan inovasi terbaru agar mampu memenangkan persaingan. Seperti halnya yang dilakukan oleh PT Adicipta Inovasi Teknologi (Adins), pemimpin pasar software core system berbasis web untuk perusahaan pembiayaan konsumen dan leasing yang memperkenalkan sejumlah inovasi terbarunya kemarin.

Dalam acara Executive Bussiness Luncheon yang digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta (9/6), Adins memperkenalkan solusi terbarunya, Confins One, sekaligus Adi Mobile versi 2. “Confins One yang berbasis komputasi awan (cloud) akan menjadi channel service baru untuk Confins yang sebelumnya hanya dijual on premise. Dengan model on premise, maka dirasakan kurangnya fleksibilitas bagi perusahaan pembiayaan untuk memilih fitur dan model harga yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.,” kata Kastoto, Direktur Adins.

Confins

Dengan Confins One, perusahaan bisa berlangganan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Sifat Confins One cloud, maka solusi Confins bisa menjangkau lebih banyak perusahaan pembiayaan konsumen dan leasing,” ujar Kastoto di acara yang dihadiri oleh 14 perusahaan pembiayaan konsumen dan leasing itu.

Perusahaan yang berminat bisa menyewa paket berlangganan Confins One dengan jangka waktu minimal 3 tahun. Menurut Kastoto, Confins One memang harus berlangganan jangka panjang, pasalnya untuk implementasi softwarenya bisa memakan waktu 2-3 bulan. “Confins One cocok dipakai oleh perusahaan yang memiliki hingga 30 ribu nasabah, atau account,” ujarnya.

Selain memperkenalkan Confins One, di acara yang sama AdIns juga merilis versi 2 dari Adi Mobile, solusi TI berbasis ponsel cerdas Android, Blackberry, iOS dan Windows. Adapun sejumlah layanan Adi Mobile yakni Mobile Banking, Mobile Survey, Collection System, Sales Kit dan Mobile Approval.

Kastoto menerangkan, dalam versi terbarunya, sejumlah fitur Adi Mobile kini bisa digunakan secara offline. Hal ini untuk mengatasi hambatan telekomunikasi saat surveyor atau kolektor bekerja di lapangan. “ Tidak dipungkiri, masih banyak daerah yang lost signal. Nah, di Adi Mobile versi terbaru, sejumlah fitur bisa dipakai bahkan tanpa sinyal. Seperti misalnya untuk mengecek kode pos, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sejumlah fitur untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja pun turut dibenamkan. Diantaranya attendant checking dan uploading tugas. Dengan attendant checking yang berbasis teknologi geo location, maka karyawan bagian lapangan tidak perlu repot untuk mengabsen ke kantornya. Karyawan bersangkutan hanya perlu ke lokasi tertentu sesuai area kerja yang telah ditentukan kantornya. Selanjutnya dengan fitur attendant checking yang berbasis geo lokasi, maka Adi Mobile akan mengabsenkan kehadiran karyawan di lokasi tersebut lengkap dengan waktunya ke basis data kantornya.

Masih untuk meningkatkan efisiensi kerja karyawan, dengan Adi Mobile petugas lapangan pun tidak lagi harus pergi ke kantor dulu untuk mengambil berkas tugas setiap harinya. Sebabnya, perusahaan kini bisa langsung mengirim rincian data pekerjaan hari itu ke ponsel cerdas petugas melalui aplikasi Adi Mobile. “ Kami melihat kedua fitur tersebut akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja karyawan lapangan. Apalagi kemacetan makin parah di kota-kota besar. Bayangkan berapa banyak waktu terbuang jika harus ke kantor dulu untuk absen atau ambil berkas customer,” ujar Kastoto.

Selain itu, dengan versi terbaru, proses input data pelanggan pun bisa dilakukan saat offline. Hal itu dimungkinkan lantaran aplikasi Adi Mobile akan menyimpan terlebih dulu data yang diinput petugas lapangan ke memori ponsel. Lantas, ketika ponsel sudah terhubung dengan jaringan telekomunikasi, maka secara otomatis Adi Mobile akan melakukan pengunggahan data ke kantor.

“Sebenarnya dulu kami sudah bisa melakukan ini. Cuma masalahnya, dulu harga ponsel yang memori internalnya besar dan harga memory card kapasitas besar masih mahal, jadi klien terkendala di investasi devicenya. Kalau sekarang harga ponselnya sudah murah, makanya ini saat yang tepat untuk merilis fitur tersebut,” ujar Kastoto.

Adapun saat ini solusi Confins dari AdIns merupakan pemimpin pasar software core system perusahaan pembiayaan dengan pengguna mencapai 30 perusahaan pembiayaan di Indonesia saat ini. Klien Adins diantaranya mencakup Sasana Artha Finance, Dipo Star Finance, Toyota Astra Financial Services, Kembang 88 Multi Finance, Suzuki Finance Indonesia, Kredit Plus (Finansia Multi Finance), Bussan Auto Finance, BFI Finance, BII Finance, Mandiri Tunas Finance, dan Clipan Finance. Sementara Adi Mobile sudah memiliki 10 klien. “ Targetnya hingga akhir tahun depan Confins Cloud mampu meraih 7 pelanggan baru, sementara Adi Mobile bisa menambah 15 pelanggan baru sampai akhir tahun depan,” jelas Kastoto. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)