Alasan Microsoft Buka Pusat Siber di Singapura

img_20161005_175108

Corporate Vice President Worldwide Public Sector Microsoft Corporation, Toni Townes Whitley, menjelaskan bahwa kerja sama antara sektor publik dan swasta merupakan kunci utama untuk memperkuat tingkat keamanan siber nasional. Karena itu, pembukaan pusat transparansi regional Microsoft di Singapura bertujuan untuk melayani wilayah Asia Pasifik yang lebih luas, serta meningkatkan komitmen global Microsoft guna mendorong transparansi, keamanan, dan kepercayaan di dunia teknologi digital berbasis mobile-first, cloud-first.

Menurut Toni, program Government Security Program Microsoft memungkinkan pemerintah untuk melindungi warga, layanan publik, dan infrastruktur nasional dari ancaman kejahatan siber. Program ini juga membantu pemerintah untuk memenuhi persyaratan keamanan siber yang ketat dengan membangun fasilitas tangguh yang dapat melindungi, mendeteksi, dan merespon serangan siber.

“Dengan meningkatnya aktivitas kejahatan siber dan cepatnya perubahan pola keamanan siber, pusat keamanan siber akan membawa inovasi dan keuntungan dalam bentuk platform keamanan, analitik ancaman intelejen, perlindungan tingkat tinggi, kapabilitas pembelajaran mesin, pelayanan keamanan, serta keamanan cloud yang lebih baik,” jelas Toni.

Sementara itu, Keshav Dhakad, Regional Director and Assistant General Counsel Digital Crimes Unit Microsoft Asia, menjelaskan, dalam menghadapi serangan siber yang semakin canggih, keamanan siber menjadi misi penting para petinggi perusahaan. Apalagi jika proses transformasi digital sedang dibangun oleh pemerintah maupun perusahaan. Paltform keamanan yang canggih dan menyeluruh sangat dibutuhkan untuk melindungi keamanan data.

Untuk mendukung pendekatan lintas perusahaan dan lintas industri yang komprehensif terhadap keamanan siber, Microsoft berinvestasi lebih dari US$ 1 miliar setahun dalam bidang penelitian keamanan, inovasi, dan pengembangan. Investasi ini meliputi Cyber Defense Operations Center (C-DOC) yang baru-baru ini diumumkan, sebuah fasilitas yang menyatukan para ahli keamanan dari perusahaan dan bertugas untuk melindungi, medeteksi, dan merespon ancaman secara real-time dalam 24 waktu jam. Mengamankan sumber daya Microsoft internal, infrastruktur komputasi awan, layanan online untuk pelanggan, perangkat, dan produk-produk lainnya.

Microsoft juga baru saja mendirikan Enterprise Cybersecurity Group , yaitu sebuah tim yang berdedikasi dan terdiri dari ahli keamanan di seluruh dunia untuk memberikan solusi keamanan, keahlian, dan layanan yang dapat memberdayakan organisasi untuk memodernisasi platform TI mereka, untuk menggunakan komputasi awan dan menyimpan data mereka secara aman.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)