Ancaman Penipuan Kejahatan Finansial Makin Kompleks

Maraknya kasus kejahatan keuangan yang menimpa beberapa instansi di Indonesia, menuntut setiap instansi untuk meningkatkan kewaspadaannya untuk menghindari diri dari ancaman “fraud” terhadap isntansi mereka masing-masing.

Hal ini lah yang mengundang Q2 Technologies beserta partner dalam menyediakan solusi IT, NICE Actimize, untuk mengadakan seminar yang bertajuk “Mitigating Emerging Fraud Threats and Fraudulent Payment Transactions” di Hotel Mulia, Jakarta (6/9/2012).

Seminar yang menghadirkan para ahli teknologi, eksekutif perbankan dan pemerintahan ini, membicarakan tren penipuan dan tantangannya di industri perbankan, serta bagaimana teknologi dapat membantu untuk mencegah kejahatan dan meminimalkan risiko.

NICE Actimize, penyedia solusi global, sebagai mitra kerja dari Q2, pada acara kali ini memaparkan beberapa tren tantangan yang dihadapai institusi keuangan saat ini. Pemaparan tersebut juga termasuk perubahan-perubahan yang terus terjadi pada cara melakukan ancaman penipuan yang semakin kompleks, tantangan yang dihadapi pada usaha integrasi data dan ancaman penipuan yang skalanya sampai internasional.

“Ancaman yang muncul sekarang ini semakin kompleks dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, "ujar Ben Knieff, Director of Product Marketing NICE Actimize. Ben juga menambahkan, bahwa dengan kondisi seperti itu, diperlukan pengimplementasian strategi penanganan cross-channel fraud dan menjadi fleksibel dalam beradaptasi terhadap kebijakan deteksi fraud.

Di sisi lain, Q2 Technologies, sebagai rekan kerja dari NICE Actimize di Indonesia, berperan penting dalam memberikan edukasi secara aktif kepada pasar di Indonesia mengenai bagaimana cara untuk menekan dan menanggulangi tindak kejahatan keuangan, termasuk di dalamnya upaya untuk meminimalisasikan kemungkinan tejadinya pencucian uang serta meningkatkan efisiensi investigasi dan compliance terhadap peraturan.

“Seminar hari ini merupakan kesempatan yang baik untuk berdiskusi dengan sector perbankan di Indonesia mengenai isu khusus yang mereka sedang hadapi dan bagaimana kita dapat bekerja sama untuk memerangi kejahatan keuangan dan meminimalkan resiko operasional mereka,” sebut Sumarto Santosa, Direktur Q2 Technologies.

Solusi Actimize Integrated Fraud Management yang diberikan Q2 dan NICE Actimize ini, nantinya diharapkan mampu memberikan pencegahan fraud yang berorientasi kepada para pelanggan, dan secara real-time mampu mendukung secara keseluruhan program pengelolaan penanganan fraud  oleh perusahaan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)