Apple Bayar US$ 60 Juta Terkait Sengketa iPad

Apple terpaksa menyerahkan US$ 60 juta ke sebuah perusahaan di Cina demi menyelesaikan sengketa panjang atas merek dagang iPad sebagaimana yang diumumkan oleh Pengadilan Provinsi Guangdong Selatan pada hari Senin (2/7).

Selanjutnya Apple berhak penuh atas nama iPad. "Sengketa merek iPad antara Apple dan Shenzhen Proview Technology diselesaikan secara memuaskan," seperti diumumkan pengadilan tersebut.

Perusahaan di Taiwan yang merupakan afiliasi Shenzhen Proview mendaftarkan "iPad" sebagai merek dagang di beberapa negara termasuk Cina pada awal 2000, tahun sebelum Apple mulai menjual komputer tablet yang sangat sukses.

Apple kemudian membeli hak untuk merek dagang global pada 2009, termasuk dari perusahaan di Taiwan tadi. Namun Proview mengatakan kesepakatan itu tidak termasuk hak untuk Cina daratan.

Apple kemudian membawa kasus ini ke pengadilan di Cina, mengklaim pelanggaran merek dagang iPad. Sial bagi Apple, pengadilan memutuskan raksasa teknologi AS itu tidak memiliki "fakta pendukung dan bukti" atas tagihan.

Apple sendiri sangat populer di Cina. Orang-orang di sana rela berbaris antre selama berhari-hari saat iPad baru dirilis. Kawasan Cina yang mencakup Hong Kong dan Taiwan telah menjadi pasar bagi Apple yang paling cepat berkembang. Penjualan Apple di Cina merupakan yang terbesar ke-2 setelah AS

"Proview berharap untuk memeroleh lebih banyak uang. Karenanya, perusahaan merasa tekanan untuk menyelesaikan masalah tersebut karena kebutuhan untuk membayar utang," kata seorang pengacara untuk perusahaan, Xie Xianghui.

Proview setidaknya membutuhkan sebanyak US$400 juta. Karenanya, Proview mungkin masih dinyatakan pailit dalam proses hukum terpisah. "Ini adalah hasil yang dapat diterima oleh kedua pihak," kata Xie. (AFP/Lila Intana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)