Bank Pundi Gandeng Telkomsigma Hadirkan Transaksi Perbankan dengan Chipcard

PT Bank Pundi Indonesia menggandeng Telkomsigma dalam mengimplementasikan solusi pendukung berbasis IT untuk NSICCS Specification versi Bank Indonsia tersebut. Kebijakan Bank Indonesia ini yang dijelaskan melalui surat edaran dengan Nomor SE BI No. 13/22/DASP terkait format standard keamanan yaitu National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) dan penggunaan 6 digit personal identification number/PIN ini akan diberlakukan mulai awal tahun 2016 yang akan datang. Setiap bank yang telah memiliki

Kebijakan ini ditetapkan oleh Bank Indonesia ini sebagai tindakan preventif dan meningkatkan keamanan transaksi keuangan melalui alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) seperti credit card dan debit card. Sebagai dukungan atas kebijakan Bank Indonesia ini , Telkomsigma yang merupakan perusahaan penyedia solusi dan layanan perbankan berbasis ICT terbesar di Indonesia, telah siap dengan solusi handal dan terpercaya untuk diimplementasikan oleh seluruh Bank di Indonesia.

TelkomSigma

Didukung oleh pengalaman sebagai mitra industri perbankan hampir 3 dekade, Telkomsigma yang didukung oleh lebih dari 1.000 personil berpengalaman dibidangnya, Telkomsigma siap menjadi mitra teknologi bank – bank di Indonesia dalam mendukung diterapkannya kebijakan NSICCS ini.

“Telkomsigma telah menjadi mitra teknologi kami untuk seluruh solusi dan layanan berbasis ICT yang diimplementasikan oleh Bank Pundi dengan kompetensi yang dimiliki Telkomsigma, kami tidak ragu lagi, kembali menggandeng Telkomsigma untuk mengimplementasikan solusi untuk Chipcard ini , “ujar Paulus Wiranata, Direktur Utama Bank Pundi.

Solusi berbasis ICT yang terintegrasi ini akan mulai diimplementasikan oleh Bank Pundi pada tahun ini dan akan mulai dioperasikan pada awal tahun 2016 yang akan datang. “Meski secara regulasi penerapan penggunaan chipcard masih pada tahun 2016, tetapi kami bergerak lebih awal dengan mulai mengimplementasikan solusi untuk Chipcard di tahun ini sedangkan penggunaan 6 digit PIN telah mulai diimplementasikan sebelumnya. Sehingga pada awal 2016 nanti seluruh nasabah kami telah mulai menggunakan chipcard untuk melakukan transaksi yang menggunakan kartu, tambah Paulus.

Paulus menambahkan, implementasi kartu berbasis chip ini memang tidak mudah dilaksanakan, namun demikian, Bank Pundi tetap mendahulukan kenyamanan dan keamanan para nasabah dalam melakukan transaksi perbankannya di Bank Pundi. Saat ini Bank Pundi memiliki lebih dari 150 ribu nasabah penabung dengan jumlah kartu ATM lebih dari 50 ribu. Rasa aman dan nyaman tentunya akan membangun loyalitas nasabah Bank Pundi.

Hadir pula pada konferensi pers itu Judi Achmadi, CEO Telkomsigma, yang dalam paparannya menyatakan kesiapan dan komitmen Telkomsigma untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia ini. “Sejak berdirinya Telkomsigma telah menjadi bagian dari industri perbankan dengan menangani lebih dari 50 bank di Indonesia, sehingga kami akan selalu melakukan inovasi untuk mendukung solusi berbasis teknologi yang dibutuhkan perbankan secara market ataupun sesuai regulasi Bank Sentral.”

Dalam hal NSICCS, Telkomsigma sangat siap untuk implementasikan solusi ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk mendukung implementasi tepat waktu sehingga seluruh nasabah Bank Pundi telah menggunakan Chipcard untuk transaksi yang menggunakan kartu pada tahun 2016 nanti. Kami juga berharap dapat selalu menjadi bagian dari pertumbuhan industri perbankan di Indonesia.

Sekadar informasi, Bank Pundi telah menetapkan fokus bisnisnya pada pembiayaan mikro dan bank ritel pada penghimpunan dana masyarakat. Bank Pundi memiliki 207 kantor sebagai jaringan distribusi yang terseber di seluruh Indonesia. Layanan distribusi juga dilengkapi dengan ATM Bank Pundi yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam sehari melalui akses jaringan ATM Pundi dan lebih dari 120 ribu mesin ATM yang berlogo “ATM Bersama” dan “Prima” yang tersebar di seluruh Indonesia.

Nasabah Bank Pundi yang melakukan penarikan uang tunai melalui jaringan ATM Bersama dan ATM Prima tidak dikenakan biaya. Selain itu, Kartu Bank Pundi juga dapat berfungsi sebagai kartu belanja pada seluruh merchant yang menggunakan jaringan Debit Prima.

Sementara itu, PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), salah satu anak perusahaan Telkom yang diharapkan dapat mendukung business portfolio Information & Services. Strategi pengembangan kapasitas Data Center yang dimiliki serta menggandeng partner yang brandnya telah diakui secara global dan internasional merupakan bentuk keseriusan Telkom dan telkomsigma dalam membangun keunggulan kompetitif di industri IT. Telkomsigma telah berdiri sejak 26 tahun yang lalu, dan telah memiliki customer based dari berbagai industri di Indonesia.

Sejak berdiri pada 1987, Telkomsigma terus berupaya menyediakan berbagai produk dan layanan inovatif berbasis information & communication technology dan juga Cloud Computing. Mempertahankan posisinya sebagai leader pada industri IT tersebut, telkomsigma terus mengembangkan bisnis portofolio yang terdiri dari SDM : System Integration, Data Center & Managed Services. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)