BCA Targetkan Aplikasi Sakuku Diunduh 1 Juta Anak Muda

Segmen anak muda yang dinamis dan melek teknologi memang pasar yang empuk. Tak heran bila golongan ini menjadi incaran para pelaku bisnis, termasuk PT Bank Centrel Asia Tbk. (BCA). Bank yang mayoritasnya sahamnya dimiliki oleh Grup Djarum ini meluncurkan produk uang elektronik yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone yang diberi nama "Sakuku" untuk pasar kawula muda, di Jakarta, Senin ini (28/10).

"Dengan produk Sakuku, kami mengharapkan generasi muda dapat menikmati kemudahan transaksi perbankan BCA hanya dengan men-download (mengunduh) aplikasi Sakuku. Sehingga nasabah akan semakin mudah melakukan transaksi perbankan sehari-hari dengan uang dalam smartphone-nya," ujar Suwignyo Budiman, Direktur BCA, saat peluncuran Sakuku itu. Produk ini mempermudah transaksi nasabah seperti melakukan bayar belanja, isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya.

Sakuku

Menurutnya, produk Sakuku yang fun dan mengikuti tren sangat sesuai dengan life style generasi muda saat ini. Sakuku akan menjadi teman hang-out yang seru bagi anak-anak muda Indonesia yang gemar ke kafe atau kongkow.

"E-money kan sudah umum, kami membuat karena permintaan anak muda, dengan teknologi QR code dalam aplikasi ini akan lebih aman dan nyaman," ujar Armand W.Hartono, Direktur BCA menambahkan..

Sakuku merupakan produk terbaru BCA di mana para nasabah bisa memiliki uang elektronik dengan nomor handphone sebagai nomor pengenalnya. Nasabah bisa memiliki maksimal saldo Rp1.000.000 dan dapat melakukan top up saldo melalui KlikBCA individu maupun melalui ATM BCA. Bersamaan dengan peluncuran aplikasi Sakuku ini, maka 20 ribu orang yang pertama mendownload dan registrasiakan mendapat bonus top up saldo Sakuku Rp50 ribu.

Sementara itu, Ina Suwandi, Kepala Divisi Pengembangan Dana dan Jasa BCA, menjelaskan, untuk dapat mengakses layanan tersebut, nasabah bisa mengunduh aplikasi Sakuku melalui layanan Appstore bagi pengguna Iphone dan Google Play Store bagi pengguna Android.

Nah, setelah registrasi, para nasabah bisa menikmati berbagai fitur Sakuku di antaranya melakukan transaksi bayar belanja dengan teknologi scan QR Code di merchant rekanan BCA baik merchant fisik (toko) maupun merchant online (website), isi pulsa, permintaan isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya yang akan terus dikembangkan dalam versi aplikasi berikutnya.

Saat ini, Sakuku dapat digunakan untuk bayar belanja di 13 toko yang tersebar di 114 outlet di Jabodetabek dan 2 website yang jumlahnya akan terus bertambah.

Apa bedanya Sakuku dan kartu Flazz BCA? “Bedanya Flazz dengan Sakuku, ke depan, Flazz akan lebih banyak digunakan untuk transaksi pembayaran transportasi, sedangkan untuk pembayaran merchant akan lebih banyak menggunakan Sakuku. Dalam setahun ke depan, ditargetkan 1 juta nasabah yang sudah mendownload aplikasi Sakuku,” kata Suwignyo.

Sejak meluncurkan kartu Flazz pada 2007, BCA telah menerbitkan 7 juta keping kartu Flazz. Jumlah transaksi dinilai cukup tinggi, yakni di kisaran 300 ribu sampai 400 ribu per hari. Transaksi dengan Flazz umumnya untuk pembayaran transportasi seperti busway dan commuter line. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)