Berrybenka Buka Pop Up Store Tiap 3 Bulan

E-commerce fesyen lokal dan internasional, Berrybenka, memadukan pemasaran online dan offline untuk mendongkrak penjualan di tahun 2017. Mereka akan membuka lebih banyak Pop Up Store di berbagai daerah setiap 3-6 bulan. “Harapannya, customer bisa mendapatkan pengalaman berbelanja omni-channel (online dan offline). Dengan punya offline store, kami juga bisa mendengar langsung masukan dari pelanggan,” kata Danu Wicaksana, Managing Director Berrybenka.

Menurut dia, kehadiran Pop Up Store ini untuk memberikan pengalaman belanja Online-to-Offline (O2O). Fitur menarik yang ditawarkan adalah “Retur di Toko” dimana pelanggan dapat mengembalikan barang yang telah dibeli secara online dengan hanya membawanya ke Pop-Up Store.

Berrybenka Danu Wicaksana, Direktur Pengelola Berrybenka

Ada juga “COD (Cash on Delivery) di Toko” yang memungkinkan pelanggan memilih produk yang diinginkan dari website Berrybenka.com dan mengirimkannya ke Pop-Up Store tanpa harus membayar terlebih dahulu.

“Setelah pesanan sampai, pelanggan akan dihubungi oleh staf toko kami dan pelanggan dapat mencobanya langsung dan cukup membayar produk yang mereka inginkan. Kami sadar masih banyak masyarakat yang belum biasa belanja online,” kata dia.

Dia menjelaskan, jumlah transaksi setiap tahunnya naik hampir 2-3 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata jumlah transaksi sekitar 2.500-3.000 perhari. Niai transaksi setiap harinya berbeda-beda tergantung kampanye yang tengah digelar.

“Kami mencatat setiap bulannya, lebih dari 2/3 pelanggan sudah pernah belanja sebelumnya. Artinya, mereka puas dengan pengalaman berbelanja sebelumnya. baik produk maupun layanan kami. Dalam 3 tahun terakhir, kami mampu bertumbuh 2-3x lipat setiap tahunnya,” ujar dia.

Untuk meningkatkan brand awareness, lanjut dia, Berrybenka menggunakan strategi branding online dan offline. Mereka gencar beriklan di media sosial seperti Facebook, Instagram maupun bekerja sama dengan Google untuk beriklan di website yang menjadi tujuan populer target market.

Strategi offline digelar dengan menggandeng berbagai brand offline yang sudah besar seperti bank seperti BCA dan Mandiri; telekomunikasi seperti Telkomsel dan Indosat; dan FMCG seperti Unilever dan Loreal untuk melakukan co-branding.

“Kami juga menggandeng selebgram untuk mendapatkan endorsement mengenai produk ataupun website kita,” ujar dia.

Untuk memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan, Berrybenka menawarkan beragam keuntungan seperti retur produk gratis hingga 30 hari setelah barang diterima. Ini belum termasuk gratis biaya pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia untuk nilai belanja di atas Rp 200.000 serta Cash on Delivery (COD) di lebih dari 55 kota dan 2.400 kecamatan di seluruh Indonesia.

Mereka juga selalu meng-update produknya. Ada sekitar 100-200 produk per hari dan setiap dua minggu di Pop-Up Store kami. Tujuannya, agar pelanggan selalu ingin mengunjungi website dan Pop Up Store. Mereka juga memiliki personal shopper program untuk pelanggan setia.

“Seperti, menghadirkan agen khusus yang secara personal membantu melakukan order, memberi masukan tentang paduan fashion yang sedang tren,” kata dia. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)