Solusi Keamanan Berlapis Ganda untuk Perangkat Mobile

Pada Survei Mobile Security Check Point tahun 2014 yang dilakukan pada lebih dari 700 profesional IT, ditemukan bahwa lebih dari separuh jumlah responden tersebut mengatur data bisnisnya pada perangkat personal pegawainya. Lalu, 98% responden menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak dari insiden yang menyangkut keamanan mobile pada perusahaan mereka. Sedangkan 82% profesional keamanan yang di survei memperkirakan insiden yang terjadi pada keamanan mobile akan bertambah tahun 2015.

DSC_1400Melihat hal tersebut, Check Point menghadirkan Check Point Capsule sebagai solusi yang menawarkan keamanan berlapis ganda. Aplikasi tersebut mampu melindungi data bisnis pada perangkat mobile tanpa harus mengatur keseluruhan perangkat. Dhany Kurniawan, Country Manager Check Point Indonesia, mengatakan bahwa dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna bisa menggunakan perangkat mobile pribadinya untuk kepentingan pekerjaan dengan aman. “Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengakses database yang ada di kantornya melalui mobile pribadinya secara aman. Mereka juga bisa mengirim file yang hanya bisa diakses atau di baca oleh orang yang dituju saja,” lanjutnya.

“Apabila perangkat mobilenya hilang atau di curi, maka perusahaan tempat orang itu bekerja bisa dangan langsung mencabut aplikasinya dari perangkat mobile tersebut. Dengan demikian keamanan data perusahaan bisa terselamatkan. Lalu apabila orang tersebut keluar dari perusahaan, maka perusahaan juga memiliki otoritas untuk menghapus aplikasi ini tanpa menghapus seluruh file dan konfigurasi dari perangkat mobil tersebut. Jadi file pribadi seperti foto keluarga atau teman dan juga video pribadi masih tidak hilang dan perangkatnya masih bisa digunakan, yang hilang hanya kemampuan untuk mengakses database perusahaan,” papar Dhany.

Dengan mingkatnya serangan cyber yang dapat merusak data pelanggan dan berpotensi terjadinya kebocoran pada perangkat mobile, perusahaan-perusahaan di Indonesia harus lebih waspada. “sekarang trennya sudah berubah. Kalau dulu perusahaan berinvestasi untuk keamanan IT menggunakan dana sisa dari dana pengembangan yang ada. Tapi sekarang sudah banyak perusahaan yang sengaja menyediakan sejumlah dana untuk keamanan datanya,” ujar Dhany

Dengan semakin berkembangnya dunia digital, Dhany mengatakan bahwa keamanan bukan hanya saja penting bagi perusahaan. “Gelombang besar penggunaan perangkat mobile dalam bisnis akan menjadi tantangan dalam bidang IT dan tim keamana. Sekarang sudah mulai biasa orang melakukan belanja online dan membayar dengan menggunakan kartu kredit. Mungkin saja data itu ada yang mengambil dan disalahgunakan,” ungkap Dhany. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)