Chrome Open Spaces Loloskan Vokalis Goodnight Electric

Jalan Panglima Polim dengan karya Henry Foundation

Jalanan Panglima Polim semakin berwarna. Setelah karya visual Darbotz, Wall One, mewarnai tembok setinggi hampir 20 meter, giliran pemenang Chrome Open Spaces yang melengkapi tembok bangunan tersebut. Seniman street art yang beruntung itu adalah Henry Irawan atau yang lebih dikenal sebagai Henry Foundation. Karya vokalis grup musik Goodnight Electric ini berjudul “Synthetic Polymer Paint Rules O.K”.

Synthetic Polimer yang menjadi unsur dalam judul street artnya adalah salah satu bahan yang digunakan dalam pembuatan cat akrilik yang tak pernah lepas dari ragam seni mural. “Inspirasi pembuatan karya gue berasal dari project Google Chrome Open Spaces ini sendiri. Menurut gue ini project yang menarik, membuat karya melalui aplikasi yang mudah digunakan dan direalisasikan di tembok-tembok di kota besar seperti Jakarta dan Bandung jika terpilih. Buat gue, ini merupakan sebuah perayaan mural besar-besaran pertama di Indonesia,” kata Henry yang juga seniman visual.

Menurut salah satu juri Chrome Open Spaces, Darbotz, karya Henry dinilai cukup sederhanda dan catchy. “Terlihat sangat jelas bahwa pesan yang ingin disampaikan sama Henry itu seniman banget, dimana kita para artist pasti kenal yang namanya cat akrilik,” tuturnya seperti dilansir siaran persnya.

Synthetic Polymer Paint Rules O.K

Openspaces.co.id telah menampilkan berbagai desain seniman visual di berbagai dinding di Jakarta dan Bandung. Karya seni yang terkumpul secara online dinilai oleh pengguna dan pengunjung situs tersebut. Selain itu ada pula tim juri yang menilai, yaitu Darbotz, kurator Farah Wardhani, dan David “Naif” Bayu. Karya yang telah memenangkan kontes ini antara lain Adi Setiawan di Metro Futsal Pondok Indah, Kristoforis Marvino di Kiara Condong Bandung, Woof Jakarta di Flyover Roxi, Ricky Janitras di Kemang, Omen Jangkung di Dago Bandung, dan Rachel Dewi di Salemba.

“Saya sangat senang dan bangga karena kontes ini telah melahirkan karya-karya berkualitas dan unik di tembok-tembok di kota Jakarta dan Bandung. Hampir selesai perjalanan kami melalui Chrome Open Spaces dan saya harap para seniman di Indonesia bisa menjadikan Chrome Open Spaces sebagai inspirasi bahwa semua orang bisa menjadi artist,” jelas Krishna Zulkarnain, Country Marketing Manager Google Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)