Citrix Dorong Remote Working

Berangkat dari mobilitas kerja yang semakin dinamis, maka diprediksi persepsi tempat bekerja akan sangat mungkin bergeser dari kantor menjadi mobile. Begitu juga dengan ketergantungan penyimpanan data dari premise menjadi clouds, hingga cara melakukan rapat tidak lagi  secara bertemu langsung, melainkan secara remote. Hal inilah yang difokuskan oleh Citrix, sebuah perusahaan penyedia layanan solusi, di mana efektivitas dari segi komputasi menjadi sebuah kunci guna membawa persepsi kerja konvensional berbagai industri menuju era modern.

citrix

“Pola jam kerja secara konvensional sangat monoton, karena pekerjaan hanya dilakukan di kantor saja. Namun seiring berkembangnya modernisasi dewasa ini, pekerjaan bisa dilakukan secara remote,” kata Annamial Chockalingam, Direktur Solution Engineering Citrix untuk ASEAN.

Berbicara soal remote working , Citrix melihat fenomena sebagian besar pekerja di kota – kota besar, khususnya usia muda, cenderung melakukan berbagai macam aktivitas yang berhubungan dengan dunia kerjanya saat justru bukan berada pada lingkungan kerja, misalnya di taxi, restaurant, atau saat hang out dengan relativesnya .

Misalnya saja, seperti yang dipaparkan Annamial, ada kecenderungan mereka melakukan pekerjaan seperti mengirim email, melakukan conference, membuat laporan melalui gadgetnya saat di luar kantor (Bring Your Own Device).

Hal inilah yang mendorong Citrix, dengan berbagai kekuatan yang dibawanya, terlebih dalam hal efisiensi pekerjaan secara mobile yakin bahwa layanannya akan mudah diterima bahkan diberbagai sektor industri.

Phillip Tang,  Senior Product Evangelist Citrix ASEAN, menjelaskan, pengguna hanya dengan sebuah gadget yang terkoneksi dengan aplikasi Citrix, dapat melakukan berbagai efisiensi seperti misalnya mengirim email, melakukan filtrasi file, memberikan signature secara online, hingga melakukan meeting secara remote.

Adapun menurut Phillip, yang menjadi kekuatan Citrix mampu memberikan solusi atas efisiensi kerja sebuah perusahaan adalah karena pihaknya disupport oleh sejumlah partner IT ternama seperti Cisco, NetApp, dan Supermicro. “Dengan demikian servis kami seperit XenApp, XenDesktop, dan XenMobile dapat memberikan value added bagi pengguna,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Hans Utomo, selaku Country Sales Manager Citrix Indonesia menyebutkan bahwa hingga saat ini berbagai perusahaan di berbagai sektor seperti oil and gas, mining, finance, banking hingga manufacturing telah tercatat sebagai user experiences. Kendati demikian, masih ditemukan tantangan dimana untuk beberapa prospective user merubah paradigma kerja dari konvensional menuju ke modern yang notabene lebih efisien belum begitu sukses untuk diterapkan

“Padahal kalau bisa memberikan efisiensi, terutama dalam costing, seharusnya finance bisa melihat itu sebagai keuntungan,” kelakar Hans. Meskipun demikian, Citrix tetap optimis dapat merebut pangsa. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)