Dell PowerEdge Generasi ke-13 Terinspirasi Input Konsumen

Portofolio server Dell PowerEdge generasi ke-13 menampilkan rancangan server yang dibangun berdasarkan masukan konsumen untuk mengoptimalkan biaya dari berbagai jenis aplikasi web, enterprise dan hyperscale, dan menampilkan fitur-fitur tercanggih dalam teknologi penyimpanan, pemrosesan dan memori data, digabungkan dengan kemampuan manajemen sistem terbaik di industrinya.

Dell Generasi 13

Portofolio Dell PowerEdge terbaru ini diawali dengan lima ukuran untuk server blade, rack dan tower dengan memberikan pilihan bagaimana para konsumen ingin menjawab tren dalam industri seperti komputasi awan, mobilitas, big data, dan kebutuhan komputasi berbasis perangkat lunak. Lebih dari 80 persen pembuat keputusan TI menyatakan faktor-faktor tersebut sebagai prioritas investasi mereka dalam 12 bulan ke depan, menurut survei Future Ready IT, sebuah riset global terbaru yang disponsori oleh Dell dan Intel.

“Konsumen-konsumen kami menyatakan mereka mendapatkan berbagai tekanan dan tantangan baru yang beberapa tahun sebelumnya belum ada. Perkembangan dan perubahan teknologi terjadi semakin cepat, dan banyak organisasi TI yang mencoba mendapatkan proporsi yang tepat menerapkan teknologi dengan cara-cara baru dan menarik tanpa menambah kompleksitas lingkungan TI mereka,” ujar Stan Nguyen, Server Director Dell APJ.

Portofolio server Dell PowerEdge terbaru ini meliputi server-server rack PowerEdge R730xd, R730, dan R630, server blade M630, dan server tower T630, yang dibuat menggunakan prosesor terbaru dari keluarga Intel®Xeon® E5-2600 v3. Server-server PowerEdge terbaru ini - dikombinasikan dengan portofolio end-to-end Dell yang terdiri dari infrastruktur enterprise, perangkat lunak dan layanan enterprise - dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas di semua tingkatan untuk aplikasi dan lingkungan yang paling berat sekalipun.

Media penyimpanan tercanggih dapat mempercepat kinerja aplikasi
Seiring dengan semakin banyaknya aplikasi sarat data yang dijalankan suatu perusahaan seperti analisa real-time dan pemrosesan transaksi, akses terhadap data dengan latensi rendah menjadi semakin penting. Bahkan, menurut survei Future Ready IT sebanyak 70 persen pembuat keputusan TI memiliki persepsi negatif dengan isu kinerja saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan akses data yang cepat.

Dell PowerEdge R630 bisa menghantarkan kecepatan hingga 2,4 kali lebih besar operasi input/output per detik (IOPS) dalam ukuran ruangan yang sama dengan SSD 2,5 inci. Dilengkapi dengan flash drive SATA 1,8 inci yang hemat biaya. Sedangkan, PowerEdge R730xd, Dell juga menyediakan hingga 100TB media penyimpanan untuk beban kerja seperti Microsoft Exchange, sehingga aplikasi tersebut juga bisa memberikan peningkatan ukuran mailbox hingga 50 persen lebih besar dibandingkan server-server generasi sebelumnya1.

Dell juga telah memperkenalkan media penyimpanan yang terhubung langsung, yang dirancang khusus untuk server-server PowerEdge yaitu Dell Storage MD1400 dan MD1420 baru ini menawarkan media penyimpanan yang lebih besar dengan harga terjangkau, dengan bandwidth dua kali lipat lebih besar dan kinerja yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya, pengamanan data dengan self-encrypting-drive (SED), dan manajemen data tanpa hambatan antara server dan media penyimpanan.

Fitur lain yang ditawarkan juga adalah iDRAC Quick Sync, menggunakan Near Field Communication (NFC), yang pertama di industrinya, untuk memudahkan tenaga kerja mobile dari para konsumennya, yang memungkinkan mereka menghemat waktu mengumpulkan data inventarisasi hingga 84 persen. Bagi konsumen yang mengelola secara at-the-box, kemampuan baru ini bisa mengirimkan informasi kondisi server dan pengaturan awal server melalui perangkat genggam atau mobile pintar dengan aplikasi OpenManage Mobile, cukup dengan hanya menyentuhkan perangkat tersebut di server. OpenManage Mobile juga memberi kemampuan kepada administrator untuk mengawasi dan mengelola lingkungan server mereka kapan pun, dimana pun melalui perangkat mobile mereka.
Hal lain yang ditawarkan yaitu administrator yang bisa menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi dengan fitur otomatisasi manajemen zero-touch, seperti menyimpan, mengakses, dan menginstal Server Configuration Profile atau memperbaharui firmware dari sebuah pusat repositori. Zero-Touch Repository Manager Dell dan fitur auto-update dapat memangkas waktu update firmware hingga 92%. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)