Drone Portabel DJI Mavic Air Resmi Dijual di Indonesia

Peluncuran DJI Mavic Air di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta, (7/3). (foto: Jeihan Kahfi/SWA)

PT Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya) secara resmi merilis DJI Mavic Air, kamera drone portable untuk dipasarkan di Indonesia.

Drone yang dirancang dengan ukuran hampir sebesar smartphone ini dapat dilipat dan dilengkapi berbagai fitur pintar seperti SmartCapture, yakni mode kontrol berdasarkan gestur tubuh.

Menurut CEO Erajaya Hasan Aula, DJI Mavic Air ini diluncurkan menyusul kesuksesan DJI Spark yang dipasarkan tahun lalu. “Ini merupakan salah satu komitmen Erajaya dalam mengembangkan produk Internet of Things (IOT) atau produk lifestyle technolgy dalam meningkatkan experience konsumen. Drone ini dapat dipakai untuk kegiatan traveling, fotografi, pekerjaan proyek, media hingga agrikultur,” ujar Hasan saat peluncuran di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta, (7/3/2018).

Mavic Air memiliki fitur dengan kualitas kamera 4K, mode Quickshot dan SmartCapture untuk pengambilan foto dan video yang lebih mudah dan FlightAutonomy 2.0 dengan system “Advance Pilot Assistance” untuk penerbangan yang lebih cerdas dan aman.

Foto yang dihasilkan oleh Mavic Air memiliki gambar beresolusi 12 MP dengan memanfaatkan algoritma HDR baru yang menyimpan lebih banyak cahaya dan detail cahaya rendah. Video 4K yang stabil pada 30 fps, menangkap video dengan kualitas baik dari DJI drone dengan bitrate maksimum 100 Mbps. Memungkinkan untuk pengambilan adegan cepat melalui kemampuannya untuk merekam video slow motion 1080p pada 120 fps.

Mode ”QuickShot Intelligent Video” membuat video mudah dengan penerbangan stabil yang secara otomatis menjaga subjek Anda dalam frame. Mode ”ActiveTrack Intelligent" Mavic Air telah diperbaharui untuk secara otomatis mendeteksi banyak subjek, mengikuti subjek Anda dan menyimpannya dalam frame dengan lebih presisi, terutama saat aktivitas gerak cepat.

Adapula SmartCapture adalah mode kontrol yang responsif dari gerak tubuh dengan jangkauan maksimal hingga 6 meter. Perintah gerakan tangan untuk terbang, mengikuti, memotret, merekam, mendorong, menarik dan mendarat tanpa memerlukan remote control.

FlightAutonomy 2.0 memproses data yang didapat dari tujuh kamera onboard dan sensor inframerah untuk menciptakan peta SD lingkungan agar lebih stabil melayang di udara dan penerbangan yang lebih baik. Perbaikan Sistem sensor dual camera yang maju dan mundur dapat merasakan/melihat hambatan hingga 20 meter. Untuk membantu navigasi di lingkungan luar yang lebih kompleks, Mavic Air telah mengembangkan Advanced Pilot Assistance Systems yang baru untuk membantu pilot menghindari dan melewati rintangan secara otomatis, memberikan kepastian lebih selama penerbangan.

Mavic Air memiliki waktu penerbangan maksimal hingga 21 menit. Drone dapat terbang dengan stabil dalam kondisi berangin hingga 36 km/jam dan pada ketinggian tinggi hingga 5.000 m di atas permukaan laut. Remote Mavic Air memiliki jangkauan sinyal hingga jarak maksimal 2 km dengan transmisi video real-time 1080p saat terbang dengan remote kontrol. Saat dalam mode Sport, Mavic Air terbang dengan akselerasi kecepatan hingga 68 km/jam.

Mavic Air tersedia dalam tiga warna yakni Onyx Black, Arctic White dan Flame Red. Harga ritel di Indonesia termasuk drone, baterai, remote control, koper, dua pasang penjaga/penahan baling-baling dan empat pasang baling-baling adalah Rp 12,799 juta. Combo Mavic Air Fly More termasuk drone, tiga baterai, remote kontrol, tas travel, dua pasang penjaga/penahan baling-baling, enam pasang baling-baling, baterai untuk power bank dan pusat pengisian baterai, dijual seharga Rp 15,999 juta.

Mulai 16 Maret 2018, Mavic Air akan tersedia dan dapat dibeli di retail Erajaya seperti Urban Republic, Erafone dan iBox, selain itu untuk penjualan online dapat melalui Store.djji, Erafone, Blibli, Dinomarket dan Wearnasia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)