Empat Strategi Bisnis EMC 2013

Sudah menjadi agenda tahunan bagi tiap-tiap perusahaan IT untuk memilih 1 di antara 2 opsi, merawat sistem yang sudah ada atau membangun sistem baru guna meningkatkan laba perusahaan. “Secara umum, sebanyak 63% dari mereka memilih untuk mengelola sistem yang sudah ada, sedangkan sisanya yaitu 37% baru difokuskan untuk investasi yang bersifat profitable,” terang Adi Rusli, Country Manager EMC Indonesia.

Seperti perusahaan IT lainnya, EMC Corporation, perusahaan tingkat global yang bergerak di bidang storage ini pun dihadapkan pada pilihan yang sama. EMC benar-benar berupaya dalam mempertimbangkan ke mana arah bisnisnya berlanjut. Hal ini berjalan seiring dengan tren teknologi yang muncul secara bersamaan, diantaranya mobilitas, jejaring sosial, komputasi awan, dan big data. Meskipun dalam hal keempat tren teknologi tersebut EMC masih menjadi pemimpin.

Adi Rusli, Country Manager EMC Indonesia

Adi  kemudian menjabarkan bahwa ranah utama aktivitas EMC di tahun 2013 ini mencakup 4 area, yaitu storage, komputasi awan, big data, serta partner bisnis. Pertama masalah storage, EMC akan berfokus pada penyediaan seperangkat susunan storage utama, mulai dari VMAX, VNX, hingga isilon. Dalam hal ini, EMC berinovasi untuk memperluas setiap lini storage yang ada guna menunjang kemampuan dasar pengarsipan berkapasitas tinggi yang dari tahun ke tahun selalu bertambah.

Di ranah komputasi awan, EMC akan menawarkan portofolio arsitektur komputasi awan yang lebih luas melalui 3 jalan. Pertama, menyediakan komponen infrastruktur komputasi awan. Kedua, menyediakan solusi konvergensi komputasi awan secara penuh. Artinya solusi ini sudah melalui proses prakonfigurasi, praintegrasi, dan prauji melalui Vblock EMC. Ketiga, menyediakan arsitektur awan VSPEX yang diklaim telah direferensikan dengan pilihan teknologi yang dapat dikonfigurasikan dari pemimpin industri melalui mitra EMC.

Area selanjutnya adalah Big Data. EMC, melalui divisi Greenplum, membantu menawarkan solusi dan platform jajaran Big Datanya sehingga klien dapat menyusun dan memproses data dengan mudah, di samping dapat menambah informasi berharga yang dapat menunjang bisnisnya ke depan.

Terakhir, untuk membangun jejaring bisnis semakin baik, EMC menekankan 3 poin utama, kesederhanaan, profitabilitas, dan prediktabilitas selama berhubungan dengan mitra. “EMC akan terus memfokuskan strategi go-to market ini untuk memperluas jangkauan kami serta menyediakan pilihan yang lebih luas dalam mengakses produk maupun layanan IT yang lebih baik,” pungkasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)