Grab Gerak Buat Disabilitas di Yogyakarta

Peluncuran Grab Gerak di Yogyakarta. (Foto :Grab Indonesia).

Grab meluncurkan layanan Grab Gerak di Yogyakarta untuk mewujudkan ekosistem yang inklusif dan ramah bagi para penyandang disabilitas.

Sebanyak 29.530 penyandang disabilitas di Yogyakarta menghadapi beragam isu mobilitas harian, seperti trotoar yang dipenuhi pedagang kaki lima, jembatan bagi pejalan kaki tanpa fasilitas elevator, bahkan area khusus penyandang disabilitas yang disalahgunakan oleh para pengemudi transportasi umum.

“Setelah sukses diluncurkan di Jakarta pada April lalu, Yogyakarta menjadi kota kedua yang memiliki layanan Grab Gerak. Layanan ini merupakan upaya mendukung para penyandang disabilitas dalam meraih aspirasi dan tujuan hidup mereka,” ujar Mediko Azwar, Direktur Pemasaran Grab Indonesia dalam siaran pers di Yogyakarta  (11/10/2018).

Grab mendukung mobilitas penyandang disabilitas melalui serangkaian inisiatif, antara lain menyediakan 100 armada Grab Car dengan stiker khusus Grab Gerak di Yogyakarta selama tahap uji coba dan 100 mitra pengemudi Grab Gerak disertifikasi.

Guna mewujudkan kota Yogyakarta yang inklusif dan ramah bagi semua termasuk penyandang disabilitas, Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Yogyakarta telah menjalankan berbagai inisiatif untuk memenuhi hak pendidikan dan kesehatan, termasuk revitalisasi fasilitas umum seperti pemasangan guiding block di trotoar dan gedung di penjuru kota untuk memudahkan aktivitas harian disabilitas.

Salah satu universitas di Yogyakarta yang juga menyediakan fasilitas bagi pelajar penyandang disabilitas adalah Universitas Islam (UIN) Yogyakarta. Arif Maftuhin, Ketua Pusat Layanan Difabel UIN Yogyakarta, mengungkapkan hadirnya layanan Grab Gerak ini karena salah satu hambatan terbesar disabilitas adalah mobilitas dan layanan transportasi yang ramah disabilitas.

“Mahasiswa di sini juga sering menggunakan moda transportasi online untuk mobilitas mereka ke kampus dan kegiatan di luar kampus. Semoga apa yang dilakukan Grab dapat mendorong terwujudnya Yogyakarta yang lebih inklusif dan ramah kepada difabel,” ungkap Arif.

Inisiatif untuk mendukung mobilitas penyandang disabilitas bukanlah sebuah komitmen sesaat bagi Grab. Pada Juni lalu, Grab telah menyerahkan donasi 10 unit sepeda motor 3 roda kepada Difa Bike, layanan transportasi khusus disabilitas di Yogyakarta, yang berhasil digalang bersama dengan KitaBisa.com dari pengguna layanan Grab dan masyarakat di Tanah Air, baik melalui KitaBisa.com, media sosial maupun penukaran poin Grab Rewards.

Grab juga turut mendukung pelaksanaan pesta olahraga Asian Para Games 2018 sebagai official mobile platform partner. Grab Gerak akan menjadi layanan baru yang tengah diuji coba di Yogyakarta, melengkapi layanan Grab yang telah tersedia saat ini, seperti Grab Car, Grab Bike, Grab Car Plus, Grab Car 6 Seater, Grab Food, dan Grab Express. Ke depannya, Grab akan terus bekerja sama dengan para mitra untuk meningkatkan layanannya dan memberikan pelatihan ke lebih banyak mitra pengemudi.

 

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)