Grebek Pasar untuk Digitalisasi Pasar di 15 Kota

Upaya digitalisasi yang terus dilakukan LinkAja di lebih dari 500 pasar tradisional salah satunya terwujud dengan program Grebek Pasar. Program ini ditujukan bagi para pembeli dan pedagang yang menggunakan aplikasi LinkAja atau layanan syariah LinkAja. Program ini akan berlangsung di 15 kota di Indonesia, setiap Sabtu dan Minggu untuk 3 – 4 pasar per kota selama periode bulan Oktober hingga Desember 2020.

Para pembeli akan ditawarkan  beberapa insentif menarik, seperti ragam merchandise sesuai dengan nominal transaksi, mulai dari Rp 20.000, transaksi Rp 50.000, hingga Rp 100.000. Selain itu, terdapat cashback bagi para pembeli yang berbelanja di pasar sebesar 20\% dengan maksimal nominal Rp 5,000 untuk akun Full Service ataupun Rp 3.000 untuk Basic Service. Bagi para pedagang pasar, terdapat insentif tambahan sebesar Rp 100 dengan minimal transaksi Rp 5.000 yang akan dihitung secara akumulatif dengan maksimal nominal Rp 100.000 per bulannya.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan upaya digitalisasi pasar merupakan salah satu program prioritas LinkAja untuk memperluas kemudahan akses pembayaran elektronik.

“Kami berharap berbagai insentif menarik di Program Grebek Pasar ini, dapat meningkatkan transaksi di pasar tradisional secara progresif, sehingga menghidupkan kembali peran pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi di skala mikro,” ujar Haryati.

Adapun program Grebek Pasar ini dilaksanakan di beberapa kota yakni Yogyakarta, Semarang, Karawang, Solo, dan Makassar, periode kedua di bulan November, yakni Banjarmasin, Pontianak, Purwokerto, Tegal, dan Pematang Siantar, dan periode ketiga di bulan Desember, yakni Palembang, Cirebon, Tasikmalaya, Padang, dan Aceh.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)