IBM Dukung GDILab Kembangkan Gnews

Pada era digital saat ini, informasi yang tersedia tidak terbatas. Setiap orang selalu berusaha untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat. Tetapi, belum tentu semua informasi yang cepat tersebar itu dapat dipercaya. Ditambah lagi dengan derasnya laju informasi yang ada di internet, sehingga membuat banyak orang tidak mampu lagi memfilter informasi yang masuk. Lalu, sering kali informasi itu bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh individu-individu saat ini.

IMG_20150224_031720

Melihat hal tersebut, PT Generasi Digital Internasional atau biasa disebut dengan GDILab, meluncurkan sebuah aplikasi mobile, yaitu Genius Newspaper (Gnews), yang menjadi solusi atas masalah-masalah tersebut. Gnews menyajikan berita hingga tulisan dari para blogger di seluruh dunia yang bertujuan agar para pembaca mendapatkan perspektif lengkap atas berita yang mereka minati. Hal tersebut disampaikan oleh Billy Boen, Chairman PT Generasi Digital Internasional.

Ia mengatakan, kebanyakan aplikasi-aplikasi saat ini sudah men-decide media apa saja yang disajikan di dalam aplikasi mereka tanpa orang awam menyadarinya. Menurutnya, tanpa disadari berita yang disajikan oleh aplikasi tersebut sudah disiapkan oleh developer. "Kita ingin yang download genius ini bisa membaca dengan perspektif komplit dari berbagai hal," ujarnya.

Untuk menunjang keamanan dan pengembangan aplikasi, GDILab menggandeng IBM untuk menyediakan infrastruktur dari Gnews. Dengan jaringan IBM Softlayer yang tersebar di seluruh dunia, Gnews akan dapat digunakan secara global. "Ini sesuai dengan misi dan keyakinan kami, Gnews akan menjadi sebuah produk global revolusioner hasil karya anak-anak bangsa," ungkap Yopie Suryadi, CEO PT Generasi Digital Internasional.

Saat ini Indonesia menempati peringkat kelima pengguna sosial media terbesar di dunia dan akan terus berkembang. Ini adalah salah satu peluang bagi GDILab untuk mengembangkan aplikasi berita mereka tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Gunawan Susanto, Presiden Direktur PT IBM Indonesia. Ia menuturkan, dengan hadirnya GDILab, Gunawan melihat adanya peningkatan yang sangat signifikan terhadap pemain IT di Indonesia. Ini merupakan suatu yang yang diinginkannya, yaitu Indonesia tidak hanya sekedar menjadi market, tetapi juga harus menjadi katalis. Ia menyebut GDILab adalah "the next Youtube Indonesia".

"Dengan energi yang ada, dengan kemampuan yang ada, saya yakin kita bisa melakukan hal-hal yang besar. Saya harap GDILab dapat berkompetisi secara global," terangnya.

Sebagai informasi, GDILab merupakan perusahan IT startup yang didirikan pada bulan Desember 2013. Perusahaan ini fokus kepada digital analytics. Lalu, untuk memastikan ketajaman akurasi dan kecepatan seluruh produk yang telah dan akan diciptakan, GDILab mengembangkan sebuah mesin pintar yang diberi nama Genesis Technology. Mesin ini memiliki modul seperti real time analytic, sentimen analytic, auto summary, fortune teller, language detector, geo detector, gender classification, dan lain-lain. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)