Infor Mendukung Infrastruktur Teknologi Perusahaan

Infor Helen Masters (paling kiri) dan Handi Kosasih (kedua dari kiri) di acara Infor Next Indonesia 2015

Efisiensi merupakan salah satu prinsip yang paling dicari dari perkembangan teknologi. Efisiensi waktu, finansial, organisasi SDM, dan sebagainya. Permasalahan-permasalahan itu yang menstimulasi berkembangya teknologi.

Di industri, teknologi pun memiliki peran yang sama dan inilah yang disediakan Infor. Perusahaan penyedia layanan aplikasi bisnis yang berkutat khusus bagi industri tersebut, melalui acaranya yang berjudul Infor Next 2015, menjelaskan apa-apa saja yang bisa dilakukan perusahaan solusi teknologi itu terhadap aplikasi teknologi perusahaan, terutama di bidang industri.

Helen Masters, Vice President Infor ASEAN dan India, menjelaskan bahwa produk-produk Infor dirancang untuk fleksibilitas dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing industri. Ini memungkinkan UKM maupun perusahaan besar untuk dapat meningkatkan efisiensi serta mendapatkan nilai lebih melalui investasi di bidang teknologi informasi. "Dalam kondisi ekonomi seperti saat ini, perusahaan-perusahaan semakin giat mencari cara untuk menemukan celah dari ketidak pastian pasar dengan cara meningkatkan proses produksi, meningkatkan produktivitas, dan memperbesar keuntungan selagi mengurangi pengeluaran IT jangka panjang," jelasnya.

Dia juga menerangkan bahwa perusahaan -perusahaan sedang banyak mengevaluasi ulang infrastruktur IT mereka dan aplikasi on-premise. Fenomena ini terutama dikarenakan investasi yang tinggi di sektor-sektor tersebut. Selain itu dia juga mengklaim bahwa pemimpin bisnis semakin banyak yang bermigrasi ke solusi cloud-based system.

Acara Infor Next ini adalah bagian dari roadshow Infor Next yang sebelumnya sudah diadakan di Manila dan Bangkok. "Dengan mengadakan Infor Next di Indonesia, Infor akan berbagi kepada pemimpin bisnis lokal bagaimana solusi perangkat lunak cloud based enterprise dapat membantu mengembalikan return-on-investment dan mengurangi biaya produksi," ujarnya. Dia memberi contoh melalui InforCloudSuite yang merupakan kumpulan aplikasi industri yang diklaim lebih hemat dibandingkan berinvestasi meggunakan sistem IT tradisional karena menghapus kebutuhan untuk memiliki server dan hardware atau bahkan mempekerjakan staf IT.

Pada kesempatan tersebut Handy Kosasih, Direktur dari PT Cipta Saksama Indonesia yang merupakan pelanggan dari Infor pun membenarkan perihal efisiensi tersebut. Dia menerangkan bahwa perusahaannya memerlukan sistem terpadu yang dapat merekam semua proses di perusahaannya seperti proses pembelian, penerimaan, inventaris, manufaktur, dan pengiriman. Infor memfasilitasi keinginan Handy tersebut.

Handy kini menggunakan Infor LN untuk menggantikan sistem sebelumnya yang bernama Baan (yang juga produk Infor) yang dirasa tidak lagi mampu memberikan efisiensi yang diinginkan. Range harga Infor LN yang ditawarkan adalah US$ 25 ribu hingga US$1 juta. Harga ini memiliki gap yang cukup besar dari biaya minimum ke biaya maksimumnya karena pemasangannya tergantung dari fitur apa saja yang mau dimasukan ke dalam sistem, disesuaikan dengan kebutuhan dari perusahaan tersebut. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)