IPTV Menambah Konten Digital Serial Dokumenter Kuliner

Foto : Dok

Konsisten menghadirkan judul originals setiap bulan, Vision+ kembali merilis originals dengan judul Once Upon a Time in Chinatown berformat docuseries dengan tema kuliner.  Vision+ merupakan platform streaming yang dikembangkan oleh PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV). IPTV hingga semester I 2021 mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 31% year on year (YoY) mencapai Rp 164,3 miliar dari Rp 125,8 miliar pada periode semester I tahun lalu ditopang bisnis digital dan broadband. Margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi 8% dibandingkan dengan 7% pada periode yang sama di tahun sebelumnya

Adapun, Once Upon a Time in Chinatown mengisahkan rangkaian perjalanan restoran-restoran legendaris yang lekat dengan budaya Tionghoa di kawasan Kota, Jakarta. Mereka telah beroperasi selama berpuluh-puluh tahun dan pada Originals Series ini berhasil menggali cerita-cerita inspiratif dari para pemilik restoran selama menjalani bisnis dan kehidupan mereka yang belum pernah diceritakan kepada orang luar.

Tidak melulu soal pemenuhan kebutuhan, ternyata di balik sebuah kuliner menyimpan banyak cerita menarik. Pada docuseries ini penonton akan diajak masuk lebih dalam ke sendi kehidupan pemilik resto yang selama ini belum pernah dibuka ke orang lain sekaligus mengungkap latar belakang dari setiap menu kuliner legendaris yang tercipta. “Bersama Lifelike Picture semua cerita ini dirangkum menjadi sebuah content yang sentimental, apa adanya dan pastinya akan mengispirasi semua kalangan” ujar Clarissa Tanoesoedibjo, Managing Director Vision+ di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Ada 7 restoran yang menjadi esensi utama cerita, ada Siauw A Tjiap, Lomie Amen Pinangsia, Bakmie Acang, Bakmie Encim Anggur, Kwetiau Sapi 78, Nasi Ayam Hainam Apollo, dan Ketupat Cap Go Meh, serta ada beberapa restoran tambahan seperti Siomay Oma Leni, Bakmi Kucai, dan Kari Lam.

Dalam sisi produksi, Vision+ bekerja sama dengan production house Lifelike Pictures dan membawa nama Sheila Timothy dan Zack Lee sebagai sutradara. Origial Series Vision+ ini juga menjadi debut bagi Sheila Timothy dan Zack Lee dalam hal penyutradaraan.  Series pertama Vision+ yang mengambil tema kuliner ini juga melibatkan nama pakar kuliner lainnya seperti William Wongso dan Pakumala Joehana selaku narasumber.

Clarissa menyampaikan Once Upon a Time in Chinatown akan membawa penontonnya bernostalgia akan kilas-kilas sejarah, kultur dan budaya Tionghoa yang melekat dari sebuah sajian makanan. Vision+ originals Once Upon a Time in Chinatown tersaji dalam format video on demand (VOD) dan dapat ditonton eksklusif di Vision+ mulai 11 Oktober 2021.

IPTV hingga semester I 2021 mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 31% (year on year mencapai Rp 164,3 miliar dari Rp 125,8 miliar pada periode semester I tahun lalu ditopang bisnis digital dan broadband. Margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi 8% dibandingkan dengan 7% pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)