JD.ID Targetkan Hingga 5.000 Transaksi Tiap Bulan

jd-id

Penggemar online shopping biasanya akan terus mencari-cari webstore yang bisa membeli kemudahan berbelanja, salah satunya pola pembayarannya. JD.ID menggandeng Kreditplus untuk mewujudkan kemudahan itu. Sejalan dengan tagline-nya “Make The Joy Happen”, JD.ID ingin memberikan layanan andal, cepat, aman untuk memilih serangkaian produk-produk berkualitas asli dengan harga kompetitif.

Di negara asalnya Tiongkok, online store ini dikenal kecepatan dalam layanan pembelian dan . Ini juga yang dikembangkan bersama Kreditplus dalam menghadirkan pola pembayaran yang cepat dan tidak ribet. Itulah mengapa meski kerjasama ini yang sudah berjalan sejak Juli tahun ini, terus dilakukan perbaikan terutama dalam mengintegrasikan sistem. Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Teddy Arifianto, mengatakan digandengnya Kreditplus karena perusahaan ini sudah hadir sejak 1994 sehingga layanan pembiayaannya sudah sangat dipercaya masyarakat.

“Kami memiliki nilai yang selalu dijaga yaitu ‘Customer First’ ini juga sejalan dengan nilai yang dipegang Kreditplus,” ujar Teddy. Langkah ini juga merupakan dukungan JD.ID pada program pemerintah dalam mendorong literasi keuangan digital.

Vincentius Rahina Surya, GM Business Development Kreditplus mengamini yang disampaikan Teddy, perusahaannya PT Finansia Multi Finance sejak berdiri sebagai perusahaan pembiayaan selalu mengedepankan kenyamanan dan kemudahan pelanggan. “Dulu survei langsung ke jalanan, sekarang dengan teknologi, membuat customer lebih nyaman dan cepat prosesnya, inilah yang kami develop juga dengan JD.ID, proses pembayaran yang mudah dan cepat bagi customer,” jelas pria yang pernah berkarir di Citibank N.A ini.

Dengan proses yang terus diperbaiki, proses pengajuan kredit yang dulu prosesnya 7 hari hinga 2 minggu dengan cara konvensional, kini maksimal bisa 3 hari saja. “Kreditplus adalah salah satu perusahaan pembiayaan yang siap secara sistem untuk mendukung metode pembayaran di ecommerce,” tegas Vincent. Menurutnya, pihaknya sudah sejak dua tahun lalu sebenarnya sudah mulai mulai menggunakan sistem baru yang mengintergrasikan link pembayaran dengan ecommerce.

“Setelah kerjasama dengan JD.ID tahun depan kami berharap makin banyak kerjasam dengan ecommerce lain yang bisa kami jalin sebagai dukungan kami juga untuk mendorong inklusi keuangan. Saat ini kredit konvensional kami bersama merchat-merchat off line memang masih mendominasi 90 persen ada di sana, tapi beberapa tahun ke depan 40-50 persen porsi ecommerce bisa kami capai,” jelasnya. Vincent meyakini ini bisa diraih, karena mengambil segmen yang tidak memeiliki kartu kredit dan ini masih sangat besar jumlahnya.

Head of Partnership & Alliance JD.ID, Abraham Harahap menambahkan sejak menjalin kerjasama pada Juli sudah 600 pengguna yang sudah berbelanja dengan Kreditplus di online store yang sudah ada di Indonesia sejak November 2015 ini. Pertumbuhan nilai pembeliannya pun meningkat setiap bulannya. Dijelaskan Teddy, pada Juli 2016 total nilai transaksinya Rp 280 juta, Agustus Rp 850 juta dan pada September sudah tembus Rp 1 miliar.

“Kami yakin dengan sistem yang kami perbaiki terus, akan mendorong customer kami menggunakan layanan Kreditplus ini. Di awal banyak proses yang harus dijalani customer, painful lah, tapi sekarang customer tinggal klik-klik saja, cepat prosesnya,” kata pria yang akrab disapa Abe ini. Ditargetkan setelah integrasi sistem ini jumlah transaksi akan meningkat menjadi 4500-5000 transaksi per bulan. Sebenarnya peningkatan ini sudah terlihat, kata Abe, hingga akhir November 2016 pembelian melalui Kreditplus di JD.ID sudah mencapai hampir Rp 2,8 miliar. “Dibandingkan dengan pilihan multifinance lain di JD.ID, mayoritas pengguna sekitar 55 persen lebih memilih menggunakan Kreditplus dan kebanyakan dari mereka gunakan untuk membeli gadget,” jelasnya. Apalagi harga produk yang cicilannya bisa dibiayai dengan Kreditplus mulai dari Rp1,25 juta hingga limit yang sangat besar Rp 20 juta.

Program promosi pun diadakan agar target transaksi 4500-5000 transaksi per bulan bisa tercapai. Salah satunya pada 1-30 Desember ini pengguna yang berbelanja dengan menggunakan Kreditplus akan mendapatkan gratis cicilan selama satu bulan, khusus untuk pemilihan tenor 12 bulan. “Bahkan untuk 100 pembeli pertama di periode tersebut yang disetujui Kreditplus ada tambahan voucher belanja bagi customer senilair Rp 200 ribu dengan minimum purchase Rp 500 ribu di JD.ID pada pembelian berikutnya,” kata Teddy.

Tahun depan tentu saja program promosi JD.ID yang sudah dikenal pelanggan tetap dilakukan untuk mendorong transaksi di perusahaan dengan 300 karyawan ini. Program itu adalah JD99 membeli produk dengan harga hanya Rp 99 ribu, apapun produknya bahkan yang harnya jutaan. Lalu ada program JD Half yaitu pembelian dengan harga separuhnya dari yang dipasang di JD.ID. Beberapa program lain adalah Crazy Deals, Baby Festival, PC & Gaming Festival, Home & Entertainment Fair dan Supermom Festival. “Sampai akhir Juli tahun ini sudah lebih dari 3 juta pengguna JD.ID, gudang kami di Cimanggis juga terus meluas kini sudah 5000 m2, sebelumnya hanya separuhnya kini sudah bisa mengakomodasi 2000 pesanan per hari,” ujar Teddy.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)