JNE Siap Sentuh 1 Juta Paket Tiap Hari

Menjadi perusahaan jasa pengiriman logistik adalah tanggung jawab besar yang dikerjakan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), terlebih saat melonjaknya permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan ini telah terjadi sejak awal Ramahdan dan diperkirakan mengalami kenaikan signifikan pada H-10 hingga H-3 lebaran. Pertumbuhan pengiriman logistik JNE selama bulan Ramadhan ini mencapai 30 – 40 % dari biasanya dengan jenis barang pengiriman yang tak jauh berbeda dengan hari biasa. “Saat hari biasa, JNE melakukan pengiriman sekitar 600.000 dan saat Ramadan meningkat hingga di angka 800.000 paket per hari. Kami berharap bisa menyentuh angka satu juta,” ujar Presiden Direktur PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Mohamad Feriadi, saat buka puasa bersama media di Hotel Pullman, Jakarta Barat (7/6/2017).

Menjelang Lebaran, mayoritas pelanggan melakukan pengiriman barang seperti pakaian, elektronik, dan makanan. Untuk mengakomodir semua kebutuhan pelanggan, JNE berkomitmen menambah dan memaksimalkan fasilitas dan sarana yang dimiliki perusahaan. “Penambahan mulai dari SDM hingga alternatif armada transportasi dilakukan untuk menyambut melonjaknya pengiriman JNE. Kami mengerahkan segala kerjasama dengan pihak lain untuk pengiriman paket. Di kota besar, Jakarta dan Bandung, bukan hanya motor dan mobil tapi juga sepeda,” ungkapnya.

Mobile apps My JNE juga menjadi kemudahan yang dapat membantu pelanggan dalam melacak kiriman, cek tarif pengiriman, mengetahui letak JNE terdekat, dll. Geliat JNE untuk meningkatkan bisnisnya juga dilakukan dengan menggandeng UKM di Indonesia yang ingin mengembangkan usahanya.

Penambahan dari sisi SDM dilakukan JNE hingga 7.000 orang yang terdiri dari kurir, driver, dan petugas outlet di seluruh Indonesia. “Khusus Jakarta, penambahan personel mencapai 2.500 dikarenakan transaksi yang cukup besar,” ungkap Direktur Operasional JNE,Edy Santoso. Total pengiriman yang dilakukan khusus Jakarta berkisar 450 ton mengalami peningkatan 30% dari biasanya yang sekitar 300 – 350 ton. Overload yang terjadi tidak menjadi masalah, JNE berkeyakinan dapat menerima dan menjalankan seluruh pengiriman pelanggan. JNE berencana akan membuka pelayanannya hingga H-1 malam takbiran dan membuka kembali usai Shalat Ied.

Editor: Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)